Sepanjang jalan Deefa merasakan ketegangan karena Raffan yang kadang membawa motornya dengan seenak hati seakan lupa bahwa ada seorang wanita yang duduk di jok belakang.
Tiiiinnn!
Langsung membunyikan klakson begitu motor sudah berada di depan pagar rumah yang tertutupi sampai seorang security pun tergopoh untuk membukanya, entah sedang apa pria dengan seragam keamanan itu sebelumnya hingga harus berlarian menggapai pagar saat ada suara klakson terdengar nyaring.
Kedatangan keduanya pun tak luput dari sambutan protesan Hayati, wanita dengan setelan gamis dan bergo itu langsung saja mengomeli anaknya yang seperti tidak peduli akan keselamatan istrinya.
"Ayah sama ibu sudah bilang berapa kali sama kamu Raffan, bawalah mobil motor besar mu itu biarkan disini," kata sang ibu dengan lancar pada sang anak yang menarik napas jengah sekaligus tak terima.
"Raffan itu nggak suka dan tidak terbiasa bawa mobil ibu, lagian naik motor lebih cepat sampai kok karena saat macet masih bisa selap-selip daripada harus membawa mobil," sahut Raffan seraya mengikuti langkah sang sang ibu menuju meja makan.
Malam ini entah ada angin apa orang tuanya itu ingin makan malam bersama dengan dia dan juga Deefa.
"Tapi kasihan Deefa, dia tidak nyaman naik motor itu juga sangat berbahaya ibu tahu benar cara kamu membawa motor."
Ibunya menatap iba pada sang menantu yang sejak datang tadi belum mengeluarkan perkataan untuk menimpali obrolan dia dan anak laki-lakinya yang kerap kali sangat keras kepala.
Tadi Adeefa hanya membuka mulut saja ketika mengucapkan salam dan sejak masuk tadi hingga berada di meja makan wanita cantik dengan tatapan yang selalu menyendu sekaligus teduh itu hanya menunduk seperti sangat canggung berada diantara mereka.
"Deefa."
Suara sang mertua yang pelan dan bersahaja membuat Deefa mengangkat wajahnya, iris matanya beradu pada sepasang mata tua yang duduk di ujung meja samping suaminya.
"Iya Yah," sahut Deefa seperti biasa dengan suaranya yang terdengar sopan ketika memasuki…
Si Berandal Menikah??
Perceraian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 154 Episodes
Comments
Fiera
pen getok kepala nya si Raffan ...
2022-12-14
0
Sunarty Narty
eh maaf ini apa g udh masuk Talak dua y,soalnya udh dua kali raffan ngomong gitu.apa talak satu,aq tu pengennya Agam datang ma keluarga mau taarufin deff d depan pak ustadz n raffan blg deff sepupu raffan biar tu raffan gimana rasanya
2022-10-01
0
Masfaah Emah
Raffan bener -benar 🤦 jangan sampai nyesel ya nanti klau dah d tinggal Deefa, karena penyesalan datang nya belakangan....
2022-09-02
0