Raffan melajukan kendaraan roda empatnya dengan perasaan yang campur aduk, seharusnya dalam keadaan seperti ini dia tidak boleh mengendarai kendaraan apapun karena itu hanya akan membahayakan nyawanya terbukti saat konsentrasi nya terpecah mobil yang dia kendarai malah oleng ke arah kiri dan menabrak pembatas jalan, untunglah dia tidak sedang mengebut jika tidak sulit dibayangkan bagaimana keadaan dia sekarang, sedangkan laju mobil yang pelan itu saja sudah membuat sebagian badan mobilnya berada di pembatas jalan jelas meninggalkan bekas penyok pada bagian samping mobil.
"Astaghfirullahaladzim," ucap Raffan menatap pembatas jalan yang rusak karenanya.
Lalu para pengendara lain pun menghentikan kendaraan mereka untuk melihat sekaligus memberikan bantuan terhadap pria yang menghela napas panjang.
Banyak pertanyaan tentang bagaimana keadaan dia sekarang yang harus dia jawab dengan jawaban yang sama sebab pertanyaan yang diajukan pun juga sama.
"Alhamdulillah tidak apa-apa," jawab Raffan dengan wajah yang ramah.
Mereka pun membantu Raffan untuk memindahkan mobilnya dari pembatas jalan yang tadi di hantam.
"Terimakasih," kata Raffan pada mereka yang sudah membantunya.
Pria yang tengah bingung harus bagaimana tentang apa yang sekarang dia alami itupun kembali melajukan kendaraannya pulang ke rumah.
Rumah yang beberapa hari dia tinggalkan karena harus menemani istrinya pulang ke kampung halaman tentunya sekarang dia hanya akan sendirian saja di rumah itu sebab istrinya memang masih belum mau meninggalkan ibunya yang sekarang sudah tidak memiliki suami.
Mobil memasuki halaman rumah yang jadi sangat sepi karena memang tidak berpenghuni, mobil sudah berhenti dan terparkir di dalam garasi tapi pria yang mengendarainya belum juga mau keluar dari dalam mobil itu.
"Bagaimana caranya memberitahu Deefa," gumamnya.
Saat ini dia sedang berpikir keras dan mencari cara untuk memberitahukan tentang hasil pemeriksaan mereka, terutama hasil pemeriksaan istrinya itu yang pasti tidak akan d…
Si Berandal Menikah??
Kebohongan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 154 Episodes
Comments
Senaya
kok sedih Yaa... janganlah dibuat mandul Deefanya kak Yuni... semoga ketuker hasilnya dengan hasil orang lain
2022-12-01
0
Raditya Permana.P
ibu yg egois tidak mikir apa defa itu pilihanmu sendiri jgn mau menang sendirj buuuu 😠😠😠
2022-12-01
0
Vida Fanto
kok tumben belum update
2022-12-01
0