"Om."
Agam yang baru saja selesai mandi setelah pulang kuliah malah didatangi oleh keponakannya yang seharusnya jam segini itu sudah pergi mengaji tapi malah masih berada di rumah.
"Loh Nara kok nggak nggak pergi ngaji?" tanya Agam mendekat pada sang keponakan yang tengah memainkan buku catatan miliknya di atas meja.
"Nara libur tadi sudah bilang sama Abah dan Mama juga, katanya nggak apa-apa," jelas Kinara dengan rinci tentang dia yang sudah mendapatkan izin untuk tidak pergi mengaji.
Agam mengerutkan keningnya lalu menatap penuh curiga pada sang keponakan, pasti ada yang keponakannya itu inginkan darinya, melihat dari senyum polos yang ditunjukkan oleh Kinara sudah bisa Agam tebak ada yang akan bocah itu pinta darinya.
"Pasti ada yang kamu inginkan," tebak Agam seraya menarik buku yang sedari tadi dimainkan oleh bocah kecil yang rambutnya di kuncir kiri kanan.
"Hehehehe," Kinara dengan polosnya memamerkan deretan giginya yang kecil yang tak utuh karena ada dua buah giginya yang hilang, ompong di bagian depan membuatnya tampak seperti jendela yang terbuka.
Agam pura-pura mendengus sambil mencubit gemas kedua pipi sang ponakan yang mengaduh kesakitan karena perbuatannya.
"Cepat katakan kamu mau minta apa?" Agam bertanya agar keponakannya itu bisa segera pergi dari kamarnya sebab dia ingin harus mengerjakan tugas kuliah yang dua hari lalu diberikan oleh dosen, agak terlambat tapi untungnya si dosen bernama Angga itu mau memberikan waktu lagi untuknya.
"Nara kangen sama Tante Deefa," celoteh Kinara terus terang.
Agam sedikit memundurkan tubuhnya sedikit terkejut dengan perkataan sang keponakan, maksudnya apa tiba-tiba berkata kangen dengan Deefa? kangen dengan istri dari temannya, semua keluarganya memang sudah tahu tentang siapa Deefa itu tapi untuk Kinara bocah itu masih tidak tahu apa-apa meskipun dulu dia juga ikut ke pesantren milik Kiyai Burhan, tapi yang namanya anak kecil umur lima tahun tentu masih belum mengerti apa yang sebenarnya terjadi.
"Terus kamu mau a…
Si Berandal Menikah??
Tamu Kecil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 154 Episodes
Comments
Senaya
comelnya Kinara.... jadi kompor buat Raffan....😂
2022-11-19
0
Masfaah Emah
Raffan emang bener -benar rada somplak anak kecil ja dilawan,,,?
2022-11-18
0
Sunarty Narty
gak papa lah fan untuk menghibur deefa
2022-11-18
0