Kiyai Burhan mengernyitkan keningnya begitu melihat siapa yang baru saja keluar dari mobil, pria yang sedari tadi ditangisi oleh Deefa bergerak sangat tenang layaknya hembusan angin malam tak terlihat karena tiba-tiba kini sudah berdiri di hadapan Kiyai Burhan.
"Assalamu'alaikum, Abah," ucapnya seraya menggapai tangan keriput sang Kiyai yang juga menjawab salamnya.
"Wa'alaikumsalam," suara tuanya terdengar jelas di telinga Raffan.
"Abah kenapa? sakit?" tanya Raffan menatap pria yang seperti tidak berkedip kala melihatnya.
Astaga Raffan malah mengajukan pertanyaan dengan tampang biasa saja seperti orang yang tidak melakukan apapun, tidak berpikir kah dia kalau istrinya di dalam kamar sana tengah pingsan karena apa yang dia lakukan.
"Tumben udah tengah malem gini rumah Abah masih ramai saja," katanya lagi karena saat turun dari mobil tadi dia melihat ada beberapa orang yang tengah berdiri di teras dengan raut wajah yang seperti memikirkan sesuatu.
Kiyai Burhan menghela napas, "kamu dari mana saja, kenapa baru sampai?" tanya kiyai Burhan akhirnya.
Yang di tanya malah melempar senyuman diiringi dengan menggaruk kepalanya, sungguh membuat seorang kiyai Burhan menjadi sangat gemas sekali pada satu-satunya keturunan temannya itu.
Bagaimana bisa seorang Imran yang dia kenal sangat teliti dan selalu mengambil keputusan dengan baik malah memiliki anak yang sifatnya selalu menguji kesabaran, sudah usia 19 tahun tapi kelakuannya mencerminkan anak kecil yang sulit sekali di beritahu.
"Tadi Raffan tidur di hotel Abah," sahutnya polos.
"Astaghfirullahaladzim," ucap Kiyai Burhan menghela napas panjang.
Raffan mengernyitkan keningnya merasa heran, dia hanya tidur di hotel lalu kenapa pria di depannya ini malah beristighfar seakan dia baru saja melakukan kesalahan, Raffan membatin bingung.
"Temui istrimu sekarang, Abah pusing dengan tingkah mu Raffan," tutur sang kiyai menggeleng-gelengkan kepalanya.
Sungguh dia yang bahkan tidak tinggal satu rumah dengan Raffan saja sudah merasakan…
Si Berandal Menikah??
Unboxing Dimana?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 154 Episodes
Comments
mudahlia
wkkwkwkwkkw senep aq wesan
2024-02-08
0
mudahlia
semua orang kelimpungan dia nya mlah santai dasar ank ajaib
2024-02-08
0
Elizabeth Zulfa
dasar kutu kupret loe Raff😅😅
2022-12-18
0