Mobil yang dikendarai oleh sopir sudah berada di parkiran pusat perbelanjaan di tengah kota, sang sopir pun begitu setia menunggu ketika sang majikan berada di dalam swalayan guna membeli kebutuhan rumah tangga.
Wanita berpakaian tertutup dan terlihat sangat santun itu berjalan lambat mendorong troli yang masih kosong, menuju rak-rak yang memajang barang yang dia perlukan.
Satu persatu rak dia tuju perlahan mengisi troli yang dia dorong seorang diri, dia punya menantu seharusnya dia bisa mengajak menantunya untuk berbelanja bersama namun dia malah membangun benteng untuk menantunya itu membuat jarak tak kasat mata.
Langkahnya tetap tenang seraya memilih apa saja yang harus dia beli lagi.
"Hayati?"
Teguran dari seseorang di balik tubuhnya membuat dia memutar melihat siapa yang telah memanggilnya.
Mata Hayati memicing berusaha untuk mengenali sang wanita yang tadi memanggilnya, namun dia seolah tidak ingat wajah yang ada di depannya itu, dia tidak mungkin pikun kan?
"Ternyata benar kamu ini Hayati."
Kata wanita yang seumuran dengan Hayati, wanita yang terlihat sangat mengenalnya namun dia sendiri malah tidak ingat siapa wanita itu.
Wanita itu menggeleng seraya mengumbar tawa lebar ketika wanita yang dia panggil malah tampak kebingungan.
"Apa aku sudah banyak berubah? sampai kamu pun tidak mengenali," katanya menyentuh wajahnya sendiri.
"Maaf kamu?"
"Rovia, Rovianasari teman sekolah mu dari SD sampai SMA!" seru wanita bernama Rovianasari itu dengan kedua mata yang membulat sempurna.
Hayati mengerutkan kening mencoba mengingat sampai akhirnya diapun memeluk wanita di depannya itu dengan senyum bahagia, "rupanya kamu Rovia, astagfirullah aku sama sekali tidak mengenali kamu," kata Hayati mengurai pelukan agar bisa melihat wajah teman lamanya itu.
"Apa aku sudah sangat berubah?" Rovia menepuk wajahnya sendiri.
Hayati mengangguk, "sangat kamu sangat banyak berubah, hidungmu.."
Mata Rovia membulat lalu mendekatkan mulutnya pada telinga temannya, "hidungku ini hasil operasi,…
Si Berandal Menikah??
Tidak Peduli
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 154 Episodes
Comments
Momz Haikal Sandhika
jangan sampe raffan di jodohin sama raisya 😒
2022-12-27
0
Lissa Po
semoga ibu Hayati kesambar petir mati penuh belatung 🤣
2022-12-27
0
Triple R
ko aku jadi males nerusin bacanya. tunggu banyak dulu upnya deh biar ga jengkel ngeliat kelakuan emaknya raffan
2022-12-27
0