Di sebuah mansion yang megah dan mewah, dalam ruang utama yang sangat luas dengan sofa-sofa yang berjajar dan tersusun rapi. Susy duduk dengan memijit pelipisnya. Ia masih merasa pusing oleh sikap dan kelakuan Suga. Sementara di sisi yang lain, Suga sudah duduk dengan sangat santai.
Sementara Jeni, ia yang di jemput oleh utusan Mama Susy, baru saja melangkah masuk ke ruang utama. Ia tak begitu terkejut dengan adanya Suga disana. Saat tadi utusan Mama Susy datang menjemputnya, untuk bertemu dengan keluarga Suga. Ia pun tau ini semua pastilah tentang insiden cicak itu.
"Manager Jeni sudah datang nyonya."
"Duduklah." Titah mama Susy, menunjuk dengan kepalanya.
Jeni duduk di sofa yang Susy tunjuk.
"Kamu tau kenapa aku memanggil mu?"
Jeni mengangguk.
"Apa hubunganmu dengannya?" Tanya mama Susy dengan pandangan dan suara yang mengintimidasi.
"Saya.... Hanya pekerja di Relay."
"Aku tau.. aku tau... Aku dah tau dari asisten Arya. Kamu seorang manager engineering. Aku juga tau dari keluarga mana kamu berasal. Semuanya aku sudah tau. Yang aku ingin tau adalah... Apa hubunganmu dengan Suga, anakku..."
"Ti-tidak ada hubungan apa-apa. Saya hanya karyawan yang bekerja di perusahaan relay." Jelas Jeni dengan gugup, ia sudah sangat takut jika nanti nya dia di intimidasi, dipecat dari pekerjaannya. Dengan skandal nya saat ini, pastilah akan sangat sulit diterima kerja di manapun. Dan Ayahnya sudah pasti ia akan habis di bunuh.
Susy terlihat sangat mencoba bersabar, menghela nafas perlahan.
"Jadi kamu mau bilang kamu tak punya hubungan apapun dengan Suga selain hubungan atasan dan karyawan?"
"Benar." Jeni mengangguk cepat.
"Baiklah, lalu kenapa dia...." Susy menunjuk Suga anaknya yang hanya diam tidak peduli."kenapa dia sampai memasukkan tangannya kesana?"
Jeni memejamkan matanya, mencoba menenangkan diri sejenak.
"Itu... Dia... Mengambil cicak?"
"Apa?" Susy terlihat sangat terkejut."Kau mau bilang seorang mysopobia seperti nya sampai rela mengambil cicak?"
"My-myso..." Jeni semakin…
Gadis Beracun(Dikira Giggolo, Ternyata CEO)
Bab 17 • Sidang kelurga •
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
ahyuun.e
ngakak sih ini
2024-08-30
0
Kenzi Kenzi
semangat.bang...kasian adekmu
2023-02-03
0
Eneng Ersha
aji mungpung tuh suga mepet ayah nya jeni 💪💪smg berhasil menjinakan pph roman
2022-11-29
0