Pagi itu, Lia mengguyur tubuhnya di bawah shower. Beberapa hari ini ia sangat sibuk. Ia bahkan tak sempat mengecek hp nya dan melewatkan beberapa panggilan.
ia baru keluar dari kamar mandi saat panggilan baru saja berakhir. Jeni berjalan mengambil hpnya yang sedang di Charge dan mengcabut dari salurannya melakukan panggilan balik.
"Halo? Ada apa buk?"
("Lia, kirimkan uang 30 juta.")
"Tiga puluh juta?"
("Iya, kakak mu akan mengadakan lamaran. Calon suaminya seorang pegawai negeri. Jadi setidaknya kita harus membuat acara lamaran yang meriah. Karena itu ibu minta kamu untuk mengirimkan uang 30juta. Kamu tidak pulang juga tidak apa-apa. Yang penting kamu kirimkan uang itu.")
"Tapi Bu, Lia nggak punya uang sebanyak itu."
("Lia, kamu jangan pelit. Kamu itu manager. Masak 30juta saja tak punya?")
"Ibu, Lia hanya seorang kepala bagian Gaji Lia tak sampai 20juta. Bagaimana Lia bisa kirimkan uang sebanyak itu. Dan Lia sudah kirimkan semua uang tabungan Lia untuk biaya pengobatan Farah kemarin."
("Halah, Lia, kamu jangan banyak alasan. Atau kamu memang tidak mau kakakmu menikah hah?")
"Bukan begitu Bu, Lia benar-benar tak punya uang. Lia...."
("Pokoknya kirimkan besok.")
Sambungan telpon di putus. Lia menghela nafasnya berat. Selalu begitu, menelpon hanya membicarakan tentang uang. Lia lelah, memang keluarga nya cukup berada, tapi bukan orang kaya seperti Jeni. Ia juga harus bersusah payah untuk mencapai posisi ini.
Tidak seperti Jeni, Lia harus memulainya dari nol. Lia mengusap wajahnya, merasa beban berat tiba-tiba menindih pundaknya. Dari mana dia bisa mendapatkan uang sebanyak 30 juta dalam sekejap?
Meminjam? Tapi kemana? Pada siapa? Ia tak cukup dekat pada bos nya, juga tak memungkinkan untuk meminjam pada teman-teman nya, Ia tak merasa mereka tak akan meminjamkan uang sebanyak itu karena lingkup tempat kerjanya rata-rata orang yang sudah berkeluarga dengan segala permasalahan ekonomi mereka. Ditambah, ia tak yakin bisa membayar dengan cepat mengingat orang tuanya selalu…
Gadis Beracun(Dikira Giggolo, Ternyata CEO)
Bab 51
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Eneng Ersha
masa orang tua nya g punya uang kk lia yg mau tunangan lah malah lia yg di bebankn kasihan lia dasar ortu yg pilih kasih tp tenang lia nanti vi yg jd jodoh kamu vi orang baik
2022-11-30
0
Suzana Miramin
yang bertunang kakaknya buat maljis pakai duit adiknya tak ada...nak buat kenduri besar tapi ongkosnya nipis.. sepatutnya yang nak bertunang la keluarkan duitnya sediri..anak tiri ke anak angkat si Lia ni
2022-10-12
3
Itin
uang 30juta dikresekin 😂😂
2022-10-12
1