"Aku mau meetting dulu, kamu tunggulah di sini." ucap Suga membenahi pakaiannya di ruang istirahat setelah sempat bertempur dengan jeni satu ronde.
"Hmmm.... Aku juga masih mau mengumpulkan tenaga. Tapi, nanti jika aku bosan aku mau ke ruangan Lia." balas Jeni menarik selimut menutupi tubuhnya yang masih polos.
"Baiklah, jangan terlalu di paksa." Satu kecupan ringan mendarat di pipi Jeni. "Aku pergi dulu ya?"
"Heemmm..."
Satu jam lamanya Jeni hanya berbaring miring di atas ranjang berukuran king itu. Tangan nya menggenggam hp, dan sibuk memijitnya. Ia sedang berkirim pesan dengan Lia.
Awalnya ia bermaksud untuk menemui Lia, namun ternyata Lia juga sedang berada di luar Relay. Meting dengan beberapa supplier nya.
"Untuk apa aku berlama-lama di sini? Orang yang mau aku temui juga tak ada. Suga pun sedang meting. entah kapan dia akan kembali."
Setelah bergumam-gumam tak jelas, Jeni beranjak dan berendam di bathtub.
"Setelah hamil besar begini, aku jadi mudah lelah, hanya main satu ronde tapi badanku sudah serasa remuk begini."
Jeni keluar dari ruang istirahat di ruangan Suga. Dengan pakaian yang berbeda, karena memang Suga sudah menyiapkan pakaian untuk Jeni di kamar khususnya.
"Pulang ajalah." Jeni menyaut tas bahu nya dan melangkah pelan keluar dari ruangan Suga.
Dalam perjalanannya ke lobi, Jeni lagi-lagi bertemu dengan Yovie dan beberapa teman kerjanya. Jeni menyentak nafasnya kuat.
"Kenapa harus bertemu dia lagi. Pembuka dan penutup selalu di suguhi Yovie."
Yovie dan temannya berjalan, begitu pun dengan Jeni yang melanjutkan langkah setelah sempat terhenti sesaat. Mereka hanya berpapasan tanpa saling menyapa.
"Syukurlah." gumam Jeni yang malas jika masih harus meladeni Yovie.
"Ya ampun, akhirnya kita bisa bertemu dengan tuan Suga. Rasa nya sulit sekali. Cuma melihat wajahnya yang tampan dan tak berekspresi itu saja aku sudah meleleh." suara salah satu teman Yovie dengan bersemangat.
"Huummm.. Andai saja dia belum menikah." timpal yang lain.
"Tidak masalah kalau ja…
Gadis Beracun(Dikira Giggolo, Ternyata CEO)
Bab 54
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Eneng Ersha
bener jeni bagus begitu jngn kasih kesepatan s yovie ulet keket
2022-11-30
0
Itin
mari kita nantikan akan jadi apa nanti si Yovie...
malu aku sebagai perempuan ish...
2022-10-13
0
Rinnie Erawaty
bener2 muka tembok ya si Yovie, minta di slepet...nih si ulet....
2022-10-13
1