Negeri Angin

"Di mana aku?" Gumam dengan suara parau membentuk pertanyaan itu terlontar dari mulut Reiga. Ia baru saja membuka mata setelah cukup lama tertidur. Tidur yang entah sudah berapa waktu diselaminya.

"Kau berada di rumahku."

Suara itu terkesan santai. Berhasil mengalihkan perhatian Reiga dari kebingungannya. Sosok tinggi tegap berambut ikal sebahu dengan pakaian aneh.

Reiga mengernyit heran menatapnya yang mulai mendekat dengan sebuah mangkuk keemasan di tangannya. “Helloween 'kan masih jauh,” kata hatinya mengingat. “Atau dia sedang syuting film?”

Asumsi tak akan menghasilkan jawaban apae-apa--bisa saja.

"Siapa, kau?" Reiga memilih bertanya pada akhirnya.

Mangkuk keemasan berisi cairan yang entah apa, ditaruh orang itu di atas meja di samping Reiga. Dia tersenyum, lalu berkata, “Minumlah. Ramuan itu akan membantumu cepat pulih.” Sepasang tangannya ia ayunkan ke balik punggung, membuatnya saling terkait di sana. Kelakuannya nampak cuek tak ada beban.

Kepala Reiga meneleng ke arah mangkuk dalam posisi masih terbaring. Hanya ukiran melintang di tepian yang dilihatnya tanpa bisa menatap isi di dalamnya. Merasa semakin aneh, ia berusaha susah payah mengangkat diri. Kerutan tebal terpulas di wajah, mewakilkan kesakitan di beberapa bagian tubuhnya yang sungguh terasa remuk.

"Jangan memaksakan diri, Reiga!" cegah pria asing berambut pirang. Dia lalu merunduk, membantu Reiga mendapatkan posisi nyaman.

Reiga tercengang menatapnya yang kini berjarak begitu dekat. Punggungnya sudah bersandar ke kepala ranjang. "Kau! Kau ... dari mana kau tahu namaku?"

Pertanyaan itu disambut senyuman hangat oleh si pria asing yang sudah kembali menegakkan tubuh--menggendong tangan seperti tadi. “Atlas! Namaku Atlas!” akunya langsung saja. “Jangan bertanya apa pun tentang kenapa dan bagaimana aku tahu namamu. Karena setiap jawaban, kau sendiri yang akan mendapatkannya nanti. Untuk saat ini, cukup kau ketahui ... aku yang akan menjadi segala yang kau butuhkan selama berada di negeri ini."

Reiga ter…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Be___Mei

Be___Mei

dan ternyata atlas orang yang baik 👍👍 aku sempat kepikiran sama ramuan pekat nya, ku kira juga racun 😱 maafkan daku atlas

2022-11-16

0

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

Ayo...

2022-10-17

0

Machan

Machan

saatnya hidup bareng atlas.

2022-10-14

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!