Pada akhirnya Adara kalah. Mengubur kecurigaannya demi mengutamakan rasa penasaran yang lebih besar.
Kembali diikutinya Reiga dengan sedikit rasa tak nyaman.
Baru sekitar sepuluh menit berlalu dari perseteruan kecil mereka, masih dalam tahap penyusuran dan belum mendapatkan apa-apa, Reiga menghentikan hentak kudanya.
“Kita istirahat sebentar. Aku akan berkeliling sesaat untuk mencari sesuatu yang mungkin bisa kita dimakan!” kata Reiga.
Adara hanya mengangguki dengan kaku. Ia kemudian turun dari kudanya. Sementara Reiga sudah berlalu menunaikan yang tadi dikatakannya.
Akar besar dari sebuah pohon yang menjalar sedikit panjang, diduduki Adara. Sesaat pandangnya berkeliling mengamati sekitar. Tempat itu cukup indah sebenarnya, andai sungai yang berada tak jauh dari sana mengalir normal seperti biasa.
Matahari telah condong ke arah barat dan mungkin sesaat lagi berganti gelap.
Reiga masih mencari. Celinguk kanan kiri depan dan belakang di atas kudanya. Sampai sejurus pandangnya menemukan rambatan pohon berdaun runcing dengan buah ranum sebesar kepalan tangan bayi berwarna ungu pekat di kiri sana. Gegas menghampiri untuk memastikan, apakah buah itu bisa dimakan atau tidak. Karena jelas, ia bahkan baru melihat jenis buah itu untuk pertama kalinya.
Satu butir dipetik lalu diendusnya. Namun baru akan coba menggigit, sebuah suara sontak menggagalkan. Reiga melengak lalu mengedar pandang untuk mencari sumbernya. Tak ada apa pun di sana selain pohon-pohon dan tanaman seperti sebelum-sebelumnya, kecuali buah yang saat ini ia pegang.
Di sekian detik, suara yang membentuk geraman itu kembali terdengar. Reiga memicing, kali ini mengawasi melalui ekor mata yang menajam. Semakin yakin setelah sebuah aura terasa lebih berat dirasakannya dari suatu arah. Ada sosok lain di tempat itu selain dirinya dan Adara.
Buah aneh di tangannya ia lempar begitu saja.
“Tunjukkan wujudmu!” tantangnya tanpa beranjak.
Belum kering liur di bibir Reiga, sesosok makluk muncul dari balik semak rerambatan b…
STRONG IMPULSE
Makhluk Legam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments
Machan
waaah, terpesona mesti ya neng, liat abang jagoan
2022-11-10
0
Machan
belendong gitu ya🤣🤣🤣
2022-11-10
0
Penulis Jelata
Part ini seru, good job, Kun
2022-11-09
0