Kuda dipacu Reiga gontai. Jalanan di sampingnya ia tatap berkali-kali. Ada yang kosong di sana--tak ada lagi Adara.
Kesiur napas terembus kasar dari mulutnya. Rasa terbiasa kadang menjadi perih saat hal itu tiba-tiba harus menghilang.
Keberadaan Adara benar-benar sudah menjadi kebiasaan. Dan Reiga baru saja kehilangan itu.
Tak ingin menjadi mellow, pacu kuda sedikit dipercepatnya.
Pulang, lalu tidur sebanyak yang dia mau. Namun semakin jauh, semakin disadari, bukan jalan pulang menuju rumah putih Atlas yang ia dituju. Arah diambilnya berlawanan.
Itu bukan keinginan, melainkan sesuatu seperti menarik paksanya untuk melalui jalanan itu di luar kendali tangan.
“Di mana aku?” Reiga terheran. Sebuah tempat antah berantah--lagi.
Tak ada seorang pun di sana untuk ia tanyai. Reiga berkeliling--masih di atas kuda. Kening mengernyit melukiskan kebingungan yang menekan.
“Kenapa aku bisa sampai di sini?”
Beberapa jenak, Reiga merenung. Mencoba menggali apa yang baru saja dialaminya.
Dan ia tetap bingung untuk beberapa waktu.
Sampai sesuatu kemudian melukis dalam ingatnya. Dan itu aneh!
Sebuah air terjun setinggi menara Gaston di Kota Philo, diterobosnya beberapa saat lalu tepat di bagian tengah. Tanpa beban, bahkan pakaian dan kudanya tak basah sama sekali saat ini. Dengan kata lain ... kuda yang ditungganginya ... terbang!
Mata Reiga semakin melebar menyadari kejanggalan itu. Ia kembali berputar-putar melihat sekitar, memastikan sekali lagi.
Sehamparan taman dengan bunga-bunga indah bermekaran memenuhi sekeliling. Beberapa pohon perdu berdiameter besar tumbuh di beberapa titik. Bentuk daunnya sedikit aneh, serupa rambut manusia, namun memiliki helaian yang cukup besar dan berwarna hijau terang. Daun pohon-pohon itu menjuntai menyentuh tanah. Sebuah sungai kecil berkilauan seolah berbintang, membentang luas di satu sisi.
Sesaat Reiga terhipnotis dengan semua keindahan itu. Sampai kemudian semilir suara mengejutkannya.
“Selamat datang ... di Lembah Palouzhe.”
Cepat Reiga menghen…
STRONG IMPULSE
Lembah Palouzhe
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments
Machan
mo ketemu emaknya apa??
2022-10-28
0
Machan
anjay😂😂😂
2022-10-28
0
Aini
hahahahahha🤭
2022-10-25
0