Sambutan

Ketukan kaki dua ekor kuda berlari menggema di halaman Istana Antares. Mencengangkan beberapa sosok yang memang ditugaskan di sekitaran.

"Pangeran Atalla kembali!" Seorang penjaga berteriak, disusul gemuruh orang berhamburan dari setiap sudut istana.

Dua kuda itu sudah berhenti, disusul penunggangnya yang kemudian turun.

Atalla mengulurkan tangan ke arah Adara yang kini sudah mengenakan topengnya kembali. Ia tak merasa jijik sedikit pun, walau awalnya cukup terkejut dengan tampilan naas wajah gadis yang dicintainya itu. Tapi tak ingin bertanya banyak, setidaknya untuk saat ini.

Begitulah cinta--membutakan. Saat orang yang dikagumi memegang sekup kotoran sapi pun, akan terlihat seperti dia tengah memegang stik golf. Tolol!

Dengan ragu Adara menerima uluran tangan sepupunya, lalu mengangguk dengan seulas senyum yang tentu tersembunyi di balik topeng.

Dari arah pintu utama istana, Raja Niscala didampingi Ratu Odessa juga kedua putrinya, menyongsong dengan wajah waswas.

"Pangeran!" Niscala berseru dengan wajah berbinar. Melihat keponakannya pulang dengan selamat, hal itu tentu adalah berkah terbesar baginya dan juga Antares saat ini.

Atalla menyambut hangat seraya berjalan mendekati kerumunan pemilik wajah-wajah cemas di depan sana.

"Hamba, Yang Mulia," kata pria itu sesaat membungkukan tubuh dengan satu telapak tangan ditempelkan di dada dan satu lainnya masih menggenggam tangan Adara--setelah berada tepat di hadapan Niscalla dan lainnya.

"Kau selamat, Nak!" Ratu Odessa tidak dapat menahan keharuannya. Dipeluknya Atalla diiring tangis syukur yang kemudian menular pada lainnya.

Dalam sekelip mata, mereka mulai sibuk menanyai Atalla dengan berbagai hal, perihal peperangan di alun-alun yang baru saja usai dan tentu dimenangkan pihak Antares. Terdengar pula kata maaf dan penyesalan dalam Niscala karena tak bisa turut tempur dalam peperangan, akibat demam yang dideritanya selama dua hari ini. Tubuhnya bahkan masih terlihat ringkih dengan wajah pucat dihias black spot di sek…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Sry Handayani

Sry Handayani

iri dengki gt

2024-11-21

0

Machan

Machan

terharu bisa kumpul lagi.🤧

2022-10-28

0

Machan

Machan

musuh dalam karung

2022-10-28

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!