"Aurel, simpan saja kartu ini, aku mohon tolong biarkan aku memberi nafkah pada anakku! Aku tahu kamu adalah seorang wanita yang mandiri dan tangguh, tentu saja kamu tidak akan membutuhkan uang dariku, tapi, tolong jangan menolak pemberian dari seorang ayah untuk anaknya!" Arsen menyerahkan amplop putih yang berisikan kartu kredit dan PIN, juga no ponselnya.
Dengan berat hati Aurel menyimpan kartu kredit itu, walau bagaimanapun rasa kecewanya namun, ia tidak akan melupakan bahwa Arsen tetaplah ayah dari bayi yang dikandungnya.
Setelah semua beres, Arsen menggeret koper bawaan Aurel dan di ikuti wanita itu untuk turun kebawah. Sesampainya dibawah, ternyata Makcik Leha dan art yang lainnya telah menunggu.
Aurel segera memeluk wanita yang selama ini begitu baik padanya. Makcik Leha menangis pilu.
"Jaga diri baik-baik,Nak. Makcik pasti rindu kat Nona, jangan lupa bagi Makcik kaba bile masa cucu Makcik dah lahir," ucapnya dengan Isak tangis.
"Terimakasih Makcik sudah menyayangi saya selama ini. Makcik tenang saja, saya pasti akan memberi kabar setelah dia lahir," ujar Aurel lirih dan air matanya ikut jatuh.
Setelah selesai berpamitan dengan Makcik dan art yang lainnya, Arsen segera membawa Aurel masuk kedalam mobil yang telah menunggu mereka.
Arsen dan Aurel duduk di bangku penumpang, tak ada yang mereka ucapkan, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing. Arsen tampak begitu sendu.
"Apakah kamu ingin beli sesuatu untuk oleh-oleh?" Tanya Arsen memecah keheningan
"Tidak perlu Tuan, Bunda sudah tidak ada lagi, saya sudah tidak bisa melihat senyum itu!" Jawab Aurel dengan mata berkaca-kaca.
Arsen kembali merasa bersalah dan terpojokkan. Mungkin itulah hal yang paling membuat hati wanita itu kecewa begitu dalam.
"Aurel, sekali lagi aku minta maaf atas segala kesalahanku! Sekiranya kesalahanku ini begitu besar melukai hatimu, maka berilah aku kesempatan untuk menebusnya. Mungkin saat ini sulit bagimu, aku berharap suatu saat nanti kamu bisa memaafkan aku dengan ikhlas!"
Aurel…
Balas Dendam Istri Kontrak
Berpisah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Evy
Kok naik kapal laut sih... kenapa tidak naik pesawat.apa karena hamilnya muda jadi gak boleh naik pesawat.
2025-07-03
2
ria aja
sesak
2023-03-11
0
Rahmunirah Munira
ada bawang merah part ini
2022-11-22
0