Di perjalanan pulang, Dewi dan Haikal hanya diam seribu bahasa, mereka larut dengan pikiran masing-masing. Sesekali Haikal menatap gadis yang telah menggagalkan rencananya itu.
Haikal masih belum percaya dengan apa yang dia dengar pernyataan dari Dewi. Benarkah selama empat tahun dia memendam perasaan itu? Hah, semuanya benar-benar diluar dugaan.
"Kamu mau aku antar kemana?" Tanya Haikal membuka percakapan.
"Mau pulang bersama Bapak," jawab Dewi membuat sang Dosen membesarkan matanya.
"Aku serius, Wi," ujar Haikal sedikit kesal dengan gadis bar-bar ini.
"Aku juga serius, aku tidak percaya jika Pak Haikal tidak kembali lagi ke tempat itu," ujar Dewi memberengut.
"Ya ampun, nih anak ngeyelan banget! Aku tidak akan kembali lagi." Tegas Haikal menatap malas.
"Pokoknya aku mau bersama Bapak malam ini, aku ingin buktikan sendiri jika bapak tidak melakukan hal itu lagi."
Haikal heran dengan gadis keras kepala ini. Kenapa sekarang dia malah merecoki dirinya yang sedang patah hati.
"Aku tuh heran sama kamu. Untuk apa kamu melakukan hal seperti tadi. Untung saja aku tidak mabuk, bagaimana jika hal itu terjadi padamu? Apakah kamu tidak memikirkan masa depanmu akan hancur?"
"Aku sudah ikhlas jika hal itu terjadi, setidaknya aku sudah memberikan kehormatanku pada orang yang sangat aku cintai selama ini."
"Hng! Jangan bodoh kamu, Wi," ucap Haikal menyeringai kecil dan merasa tidak percaya dengan jawaban wanita itu.
"Justru karena aku sudah terlanjur bodoh dan putus asa sehingga aku tak mampu lagi untuk berpikir secara sehat. Kenapa sih Bapak tidak bisa melihat perasaan yang begitu besar? Kenapa Bapak tidak pernah memberiku perhatian sedikit saja seperti Bapak perhatian pad Aurel."
Haikal terkesiap mendengar ucapan Dewi. Berarti selama ini wanita itu sudah salah mengira, padahal apa yang ia lakukan pada Aurel semata-mata hanya karena sahabatnya.
"Kenapa Bapak diam? Apakah dugaan aku benar jika Bapak mempunyai perasaan pada Aurel?" Kembali Dewi mencecar Haikal dengan pertanyaan kon…
Balas Dendam Istri Kontrak
Ikut pulang ke apartemen
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Buna_Qaya
Haikal takut iman nya runtuh seketika
2022-12-07
0
Sepriyanti Adelina
iman apa imin nya yg goyah pak Dosen😂😂😂😂
2022-12-04
0
Mila Monoarfa
up
2022-12-03
0