"Kenapa lama sekali?" Tanya Arsen yang tampak riweh dengan bayi mungil itu tak bisa diam karena keaktifannya.
"Maaf, tadi aku ngobrol sebentar dengan Dewi. Dia sahabat aku," jelas Aurel jujur.
"Ayo makanlah. Nanti keburu dingin makanannya."
"Tidak, aku nanti saja. Tuan makanlah terlebih dahulu, biar Alif aku yang pegang," Aurel mengambil Alif dari Arsen.
Pria itu segera menyantap makanannya, karena dia memang sudah lapar. Sementara itu Aurel masih sibuk menyuapi Alif sup ikan yang dipesan khusus untuk bayi itu.
"Ini enak banget, kamu mau coba? Aaa.. Buka mulut kamu." Arsen mengarahkan sendok yang telah berisi makanan yang ada di piringnya.
"Nggak, aku nggak mau!" Ujar Aurel melengah menghindari sendok itu.
Arsen kembali menarik sendok itu dan menatap sendu. Kapan ia bisa bermesraan dan memanjakan wanita itu. Kenapa hatinya masih saja keras.
"Tuan, apakah kamu pernah bertemu Pak Haikal di Cafe ini dan ngobrol bersama?" Tanya Aurel yang membuat Arsen hampir tersedak.
"Ah, ya. Malam itu tak sengaja bertemu, jadi kami memutuskan duduk bersama," jawab Arsen jelas berbohong.
Arsen tidak memikirkan sebelumnya bahwa Haikal pernah bilang Dewi dan Aurel berteman, tentu saja istrinya itu tahu dari Dewi. Arsen juga belum siap Aurel mengetahui semuanya, ia sudah tahu bahwa Aurel pasti akan menolak semuanya tentang beasiswa itu, Arsen tidak ingin Aurel menghentikan kuliahnya.
"Ayo biar aku yang menyuapi, kamu makanlah." Arsen segera mengambil alih untuk memberi kesempatan istrinya makan.
Setelah selesai makan mereka pulang ke apartemen. Aurel masih diam tak banyak bicara, sikap dingin masih mendominan.
***
Begitulah hari-hari yang mereka lewati. Tinggal seatap tetapi tak membuat hati Aurel luluh begitu saja, meskipun tak bisa ditampik sedikit demi sedikit perasaan itu mulai tumbuh, walau belum tampak dengan kasat mata.
Mungkin Arsen belum merasakan hal itu, yang jelas wanita itu sudah mulai nyaman tinggal bersama suami dan anaknya.
-- 4 tahun kemudian--
Tak terasa waktu berjalan…
Balas Dendam Istri Kontrak
Sidang skripsi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Usmi Usmi
kelamaan Aurel sadar nya Sampek bertahun2 itu ginjal karna cairan putih tidak dsalurkan
2022-12-22
1
Mila Monoarfa
up
2022-11-29
0
Riezka
Ha.... sedih banget thor
2022-11-29
0