"Akhh....!"
"Iya, bagus Bu, ayo dorong lagi! Sedikit lagi bayinya keluar udah kelihatan kepalanya," Ujar Dokter yang telah melihat kepala bayi.
"Astaghfirullah, sakit banget!" Aurel merangkul tubuh Arsen yang membungkuk. "Semangat, Sayang! Kamu pasti bisa, sebentar lagi anak kita lahir," ujar Arsen membalas pelukan sang istri dan mengusap punggungnya dengan lembut.
Tak berselang lama, rasa sakit dan angin ngeden pun kembali datang. Aurel mempersiapkan diri dengan semangat agar bayinya segera keluar.
"Aaaakhh....."
Suara bayi menggema diruangan itu. Arsen dan Aurel mengucapkan syukur kepada Rabb-Nya. Jam 00.30 Seorang bayi laki-laki tampan lahir dengan selamat, tanpa kurang suatu apapun.
"Alhamdulillah... Akhirnya jagoannya keluar juga, welcome baby boy. Ya ampun, Sayang, Bu dokter dan Bunda kamu udah nungguin dari siang tadi. Rupanya harus nungguin Papanya dateng dulu baru mau keluar, anak pintar," seru Bu dokter sembari menjawil hidung mancung bayi itu dengan gemas.
Arsen tak bisa berkata apa-apa. Wajah bahagia dan haru tampak sekali dengan jelas. Tanpa terasa setitik cairan bening jatuh dan mengenai wajah Aurel.
Wanita itu menatap mata hazel itu. Sehingga netra mereka bertemu. Arsen segera mengecup kening Aurel sangat lama.
"Terimakasih, Sayang, terimakasih segala pengorbanan kamu. Aku sangat bahagia."
Tanpa terasa Aurel membalas pelukan Arsen dengan anggukan pelan, dan tersenyum tipis sembari menyembunyikan wajahnya di dada bidang sang suami menghirup aroma parfum yang berbaur dengan aroma tubuhnya yang khas.
Melihat reaksi tubuh Aurel yang merespon dengan baik dan juga membalas pelukannya, sungguh hati Pria itu sangat bahagia. Jika tidak memikirkan malu maka Arsen akan berteriak untuk meluapkan rasa bahagianya.
Dokter dan perawat hanya tersenyum malu menatap kelakuan kedua orangtua baru itu. Arsen tak ingin melepaskan pelukannya, sehingga membuat wanita yang berusia delapan belas tahun itu merasa malu.
"Tuan, lepaskan aku! Aku malu dilihat Bu dokter…
Balas Dendam Istri Kontrak
Tangis haru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
🅰️đ₳ɽ₳
senengnya klo dh bgini 😍 smoga aurel mau membuka hatinya kembali buat arsen
2022-11-19
2
Peryeni
senyum2 sendiri thor
2022-11-19
1
Amaracinta
Cie.... senengnya udah bisa menerima kayanya nih Aurel 🥰
2022-11-19
1