Bersabar

"Kamu sudah mau kembali mengajar, Mas?" tanya Dewi sembari rebahan dan meletakkan kepalanya di atas paha Haikal. Wanita hamil itu tampak begitu manja.

"Iya, Sayang, Senin besok aku sudah ngampus lagi," jawab Haikal sembari membelai rambut panjang Dewi, melepaskan dari ikatannya.

"Yah, kalau kamu sudah mulai ngampus, berarti aku sepi dong di rumah, kalau begitu aku lanjut kuliah lagi ya, Mas. Kan aku sudah nggak kerja."

"Jangan, Dek, nanti kamu kecapean, kata Dokter kandungan kamu lemah, lebih baik nanti saja kuliahnya setelah kamu melahirkan," jelas Haikal belum mengizinkan istrinya untuk kuliah.

"Tapi aku sepi kalau nggak ada kamu dirumah," rengek Dewi wajahnya menengadah menatap suaminya.

"Aku hanya sebentar kok, Sayang, sabar ya, kalau kamu pengen rame banyak teman, nanti setelah anak kita lahir, kita segera produksi lagi, nggak usah di tunda. Biar rumah ini rame."

"Ya ampun, yang satu saja belum kelar udah mikirin yang kedua, memang omes kamu, Mas."

Dewi kembali mencubit perut Haikal. Pria itu tak bisa menahan geli membuatnya tertawa terbahak-bahak,

Haikal menutup laptopnya, dan fokus pada bumil yang ada dalam pangkuannya, sepertinya malam ini adalah malam spesial setelah hampir seminggu puasa, mengingat kondisi Dewi yang lemas dan masih dalam keadaan berduka, maka Haikal tak pernah meminta haknya.

Haikal hanya fokus menghibur sang istri agar tak larut dalam kesedihan pasca ditinggal oleh adik satu-satunya. Tapi sepertinya malam ini Dewi sudah tampak lebih ceria.

Maka disaat itulah Haikal tak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, ditambah malam ini Dewi terlihat begitu manja dan seksi dengan menggunakan daster pendek di atas lutut, membuat iman Pria itu lemah.

Haikal membelai rambut Dewi dengan lembut, dan mengecup bibirnya. Netra mereka bertemu, Dewi yang telah tahu keinginan sang suami, maka dia membalas segala sentuhan yang diberikan.

"Apakah aku sudah boleh memintanya malam ini, Sayang?" tanya Haikal dengan mata sayu.

"Hmm, kita di kamar ya," ujar Dewi dengan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Defi

Defi

Selamat Doni dan Lina semoga jadi keluarga sakinah mawaddah warahmah

2022-12-30

1

lihat semua
Episodes
1 Negri Jiran
2 Harus kuat
3 Aurel pingsan
4 Bunda meninggal dunia
5 Perlawanan Aurel
6 Aurel hamil
7 Hal tak terduga
8 Aura dingin
9 Keputusan berpisah
10 Berpisah
11 Ziarah ke makam Bunda
12 Menemui pihak sekolah
13 Bertemu sang Dosen
14 Di RS
15 Hasil USG
16 Rencana licik Maura
17 Melahirkan
18 Menemani sang istri
19 Tangis haru
20 Memberi kesempatan
21 Pergi
22 Balasan untuk Maura
23 Semangat dari kedua orangtua
24 Mempersiapkan hadiah
25 Menikmati momen indah
26 Curhat pada sahabat
27 Membawa Alif ke kantor
28 Tinggal bersama
29 Sedikit ancaman
30 Sarapan bersama
31 Menjelaskan kepada Dewi
32 Sidang skripsi
33 Pertolongan Arsen
34 Bertengkar
35 Mengikuti Haikal
36 Ungkapan perasaan
37 Ikut pulang ke apartemen
38 Memulai dari awal
39 Rasa trauma
40 Menerima tawaran sang Dosen
41 Kemarahan sang adik
42 Memaksa
43 Mendapat persetujuan sang adik
44 Servis
45 Kecurigaan Aurel
46 Bertemu di lift
47 Mulai mengetahui yang sebenarnya
48 Mengetahui
49 Wisuda
50 kekecewaan Dewi
51 Foto bersama
52 Sikap Haikal berubah
53 Kedatangan Mommy dan Daddy
54 Sikap aneh Aurel
55 Pengen nasi uduk
56 Bangun kesiangan
57 Kekecewaan Mommy
58 Positif Hamil
59 Kegaduhan Bunda dan anak
60 Kecemasan Dewi
61 Haikal cetak gol
62 Operasi
63 Berhasil
64 Dewi terluka
65 Surat perjanjian
66 Menemani masak
67 Dokter suruhan
68 Dewi hamil
69 Ke Jakarta
70 Penolakan Mama mertua
71 Sudah mulai melunak
72 Menemui Haikal
73 Alif diculik
74 Membawa Alif pulang
75 Mengenang masalalu
76 Kejutan
77 Kado ulangtahun
78 Resepsi
79 Kepergian Reza
80 Aurel kontraksi
81 Wanita masalalu
82 Tujuh tahun yang lalu
83 Flashback off
84 Jengukin baby Anisa
85 Mengetahui yang sebenarnya
86 Baikan
87 Kedatangan Doni dan Lina
88 Kebahagiaan
89 Bersabar
90 Bahagia
91 Resepsi
92 Ending
93 Novel baru
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Negri Jiran
2
Harus kuat
3
Aurel pingsan
4
Bunda meninggal dunia
5
Perlawanan Aurel
6
Aurel hamil
7
Hal tak terduga
8
Aura dingin
9
Keputusan berpisah
10
Berpisah
11
Ziarah ke makam Bunda
12
Menemui pihak sekolah
13
Bertemu sang Dosen
14
Di RS
15
Hasil USG
16
Rencana licik Maura
17
Melahirkan
18
Menemani sang istri
19
Tangis haru
20
Memberi kesempatan
21
Pergi
22
Balasan untuk Maura
23
Semangat dari kedua orangtua
24
Mempersiapkan hadiah
25
Menikmati momen indah
26
Curhat pada sahabat
27
Membawa Alif ke kantor
28
Tinggal bersama
29
Sedikit ancaman
30
Sarapan bersama
31
Menjelaskan kepada Dewi
32
Sidang skripsi
33
Pertolongan Arsen
34
Bertengkar
35
Mengikuti Haikal
36
Ungkapan perasaan
37
Ikut pulang ke apartemen
38
Memulai dari awal
39
Rasa trauma
40
Menerima tawaran sang Dosen
41
Kemarahan sang adik
42
Memaksa
43
Mendapat persetujuan sang adik
44
Servis
45
Kecurigaan Aurel
46
Bertemu di lift
47
Mulai mengetahui yang sebenarnya
48
Mengetahui
49
Wisuda
50
kekecewaan Dewi
51
Foto bersama
52
Sikap Haikal berubah
53
Kedatangan Mommy dan Daddy
54
Sikap aneh Aurel
55
Pengen nasi uduk
56
Bangun kesiangan
57
Kekecewaan Mommy
58
Positif Hamil
59
Kegaduhan Bunda dan anak
60
Kecemasan Dewi
61
Haikal cetak gol
62
Operasi
63
Berhasil
64
Dewi terluka
65
Surat perjanjian
66
Menemani masak
67
Dokter suruhan
68
Dewi hamil
69
Ke Jakarta
70
Penolakan Mama mertua
71
Sudah mulai melunak
72
Menemui Haikal
73
Alif diculik
74
Membawa Alif pulang
75
Mengenang masalalu
76
Kejutan
77
Kado ulangtahun
78
Resepsi
79
Kepergian Reza
80
Aurel kontraksi
81
Wanita masalalu
82
Tujuh tahun yang lalu
83
Flashback off
84
Jengukin baby Anisa
85
Mengetahui yang sebenarnya
86
Baikan
87
Kedatangan Doni dan Lina
88
Kebahagiaan
89
Bersabar
90
Bahagia
91
Resepsi
92
Ending
93
Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!