Jam sudah menunjukan pukul 4sore dan kedua laki-laki yang sedang bersaing memperebutkan hati Nia itu sudah bersiap untuk menemui Nia di rumahnya karena mereka akan mengantarkan pakayan kotor mereka untuk di laundry di tempat Nia.
Karena rumah dokter Aldi dan rumah Iyan saling berhadapan dan hanya terhalang jalan jadi saat mereka keluar rumah mereka saling menatap dengan tatapan saling meremehkan.
Namun keberuntungan sedang berpihak pada Dokter Aldi karena Iyan yang tadi sama ingin mengantarkan baju kotornya harus mengurungkan niatnya karena ibunya menyuruh Iyan untuk mengantarnya ke mini market.
Aldi tersenyum saat melihat raut wajah Iyan karena bisa menebak apa yang terjadi di sebrang sana, wajah Iyan terlihat masam saat ibunya keluar dari rumah dan Iyan yang melihat senyum Aldi yang terlihat seperti meledek berteriak
"Kau beruntung hari ini, tapi tidak dengan hari esok".
Dokter Aldi hanya tersenyum tanpa ikut berteriak karena itu bukan gayanya.
"Menyebalkan sekali dia" gerutu Iyan saat memasuki mobilnya
"Siapa yang menyebalkan Yan?".
"Bukan siapa-siapa bu".
"Oh, kalau begitu ayo jalan" ucap sang ibu dan mobil Iyan meninggalkan rumahnya juga dengan Aldi yang ikut menjalankan mobilnya untuk pergi ke rumah Nia.
setibanya di rumah Nia Aldi langsung membari salam namun tidak ada jawaban dari penghuni rumah tersebut.
"Kemana mereka jika mereka sedang berpergian tidak mungkin bukan warungnya tidak di tutup dulu" ucap Aldi dalam hati sambil menunggu Nia atau ibunya keluar
Namun baru saja Aldi mendudukan dirinya di atas kursi warung terdengar suara bu Siti menjawab salam "Wa'alaikummussalam". ucapnya sambil menghampiri Dokter Aldi
Aldi yang sudah duduk lantas berdiri dan menyodorkan tangannya pada bu siti, bu siti pun melakukan hal yang sama namun detik berikutnya bu Siti kaget karena Dokter Aldi mencium tangannya tidak seperti biasa hanya bersalaman saja
Bu Siti yang tersadar dari rasa terkejutnya berkata "Maaf pak dokter saya baru selesai sholat jadi baru bisa menemui p…
Terpaksa Menolong Ibu
kau beruntung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments