"Duduk" perintah Nia pada dua orang laki-laki dewasa yang berprilaku seperti anak kecil
Andra dan Bayu menuruti perintah Nia seperti seorang anak yang akan di marahi ibunya karena telah berbuat salah.
"Katakan pada ku siapa yang membuat Mita menangis?". ucap Nia sambil menatap Andra dan Bayu dengan sangat tajam sampai keduanya tak berani melihat mata Nia.
"Bayu yang membuat Mita menangis" jawab Andra karena Bayu tak kunjung menjawab Nia
"Bayu, apa yang kau lakukan sampai membuatnya menangis".
Bayu tak berani menjawab jadi Andra yang kembali menjawab "Dia menyebut Mita bodoh"
"Bayuuuuu" geram Nia "Kau tau bukan jika Mita sangat sensitif jika di panggil seperti itu"
Bayu yang tadinya hanya diam akhirnya angkat suara karena merasa jika dia tidak bersalah "aku tau tapi dia memang bodoh karena memberikan nama ku untuk anak kalian".
"Tapi kau tidak perlu menyebut dia bodoh, kalian tidak tau saja saat itu keadaannya seperti apa".
"Memang saat itu kenapa?" tanya Andra
"Dia bisa lupa nama yang sudah ku berikan padanya karena dia dalam keadaan panik karena saat aku akan melahirkan aku mengalami pendarahan hebat dan dia takut dengan darah, kau tau bukan jika Mita selalu pingsan saat melihat darah?".tanya Nia pada bayu
Bayu mengangguk "Dan kau tau saat itu dia melawan rasa takutnya dan terus berusaha agar tidak kehilangan kesadarannya karena takut jika dirinya pingsan aku dan bayi ku akan kehilangan nyawa".
Andra dan Bayu kini merasa bersalah dan mereka berkata "Maafkan aku".
"Minta maaf pada Mita bukan pada ku, dan satu lagi kalian seperti bocah hanya karena nama kalian sampai membuat orang yang berjasa bagi ku dan anak ku menangis dan mengurung diri di kamar".
Bayu yang paling merasa bersalah langsung bangkit dan melangkah menuju kamar Mita namun saat dia berada di depan pintu kamar Mita, Nia berkata "Percuma jika kau mengetuk pintu kamarnya sekarang karena Mita tidak akan keluar kamar sampai besok pagi".
Bayu yang merasa jika dia harus melakukan sesuatu berkata "Tidak ada sa…
Terpaksa Menolong Ibu
Duduk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments