Nia menemui Andra yang sedang duduk di salah satu kursi di ruang tunggu
"Mas apa kamu baik-baik saja?".
"Mas baik -baik saja apa kamu sudah selesai"
"Sudah mas, mas mending sekalian kita memeriksa keadaan mas mumpung masih di rumah sakit"
"tidak perlu sayang". Ucapnya lesu
"Mas sebaiknya kita memeriksa keadaan mas, aku tidak mau jika kita sudah sampai rumah kita harus kembali lagi kemari karena keadaan mas yang tidak membaik".
"kenapa kamu berbicara seperti itu apa kamu tidak suka jika ku repotkan", ucap Andra marah
"Mas jangan baperan deh karena maksud aku bukan tidak mau di repotkan, sudahlah ayo kita periksa siapa tau dokter mengetahui apa yang terjadi pada mas".
Walau tidak mau Andra tetap mengikuti langkah sang istri yang berjalan di depannya.
"sebenarnya dia itu kenapa". Ucap Nia dalam hati
Dan setelah di periksa akhirnya Nia tau alasan Andra bersikap seperti itu "mas katanya ingin merasakan menjadi suami siaga sejak anak kita masih dalam rahim ku, eh kalau gini gimana mau jadi suami siaga".
"Maaf sayang" ucap Andra lesu kerena merasa bersalah juga karena lemas setelah tadi muntah-muntah saat di rumah sakit
Mereka sudah sampai di rumah dan Nia membantu Andra berjalan dengan memegang tangan Andra sampai ke kamar mereka.
"Mas istirahat dulu, aku ambilkan air hangat siapa tau bisa mengurangi rasa mual mas".
"Iya dan maaf mas jadi ngerepotin kamu"".
"Tidak apa-apa mas, ini kewajiban aku sebagai istri mas".
"Terimakasih sayang maaf sekali lagi"
Nia pergi kedapur sambil menghubungi Bayu yang belum pulang "Halo bay?"
"Iya Nya ada apa?".
Nia yang selalu keberatan saat di panggil Nya berkata "Nya Nya sudah ku bilang jangan memanggil ku seperti itu aku tidak suka".
Bayu yang berada di sebrang telpon mengumpati Nia karena selalu tidak suka dengan nama panggilan yang dia berikan namun karena di sisinya ada Boy jadi terpaksa umpatannya tidak dia ucapkan dan memilih mengalah
"Baiklah Nyonya ada apa, tumben nelpon apa ada masalah". Bayu bertanya seperyi itu hanya bercanda k…
Terpaksa Menolong Ibu
Tuan mu sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments