Andra yang melihat jumlah tabungan Nia berkata "banyak sekali ?".
" mas menghina ku atau apa?".
"mas memuji bukan menghina uang ini mau kamu apakan".
"Tadinya untuk membayar hutang ku pada mas tapi tidak jadi".
"Kenapa?".
"Entahlah aku merasa tidak rela saat ingat malam itu". ucap Nia
"Maaf kan mas jika saja waktu itu mas melihat dulu minuman yang akan mas minum mungkin mas tidak akan menyentuh mu sebelum kita menjadi suami istri" sesal Andra
"ya semua terjadi karena kita sama-sama teledor, mas yang tidak melihat minuman yang akan di minum aku yang tidak menutup pintu dengan rapat, tunggu kenapa mas tidak melihat minuman yang akan mas minum apa mas sangat kehausan".
Andra tersenyum dan berkata "ya mas sangat kehausan waktu itu karena terbakar api cemburu".
"Memangnya mas cemburu pada siapa?"
"Sudah lah jangan membahas hal itu lagi lebih baik kita segera bersiap bukankah kamu ingin ke pasar".
Andra tidak ingin membahas pada siapa dia cemburu karena malu sudah berprasangka buruk pada Nia dan Iyan.
"Iya mas" dan tanpa Nia duga Andra membawanya ke kamar mandi dan saat Nia memberontak Andra berkata "diamlah bukankah tadi kamu bilang iya"
"Tapi aku bilang ya bukan untuk mas gendong atau mandi bersama".
"Maaf tapi mas mengartikan iya mu seperti itu".
***
Mereka sudah sampai di pasar dan Nia langsung mengajak Andra masuk kedalam pasar tradisional yang masih becek jika musim hujan dan itu membuat Andra enggan melangkah namun karena Nia memaksanya untuk ikut dengan terpaksa Andra ikut dan saat bau sayuran yang sudah membusuk tercium oleh Andra, Andra merasa jika perutnya mulai bergejolak dan dia ingin memuntahkan apa yang tadi pagi sudah dia makan.
Nia pikir Andra sama seperti dirinya yang tidak mempermasalahkan jalanan becek dan bau khas sayuran yang membusuk tapi saat melihat Andra hampir muntah Nia baru sadar jika Andra orang kaya dari lahir sampai sekarang bukan seperti dirinya yang kaya saat lahir miskin menjelang remaja dan kaya lagi saat akan menjadi dewasa.
"Maaf say…
Terpaksa Menolong Ibu
Muntah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments