"Kenapa seperti itu?, apa asinya tidak akan keluar jika mas ada di sini?".
Nia tidak menyangka jika suaminya sangat bodoh karena berkata jika ada dirinya asi tidak akan keluar.
"Mas ini bodoh atau bagai mana, aku itu malu jika harus memberi asi di hadapan mas bukan asinya yang tidak mau keluar saat ada mas".
"Maaf mas memang tidak tau, tapi kenapa harus malu bukan kah dulu kamu juga sering memperlihatkannya pada mas".
Nia memilih membelakangi andra karena dia tidak mau berdebat dengan Andra yang tidak ada habisnya, dan saat Nia sudah memberikan asinya Andra yang penasaran berpindah tempat dan dia sekarang duduk di hadapan Nia Nia yang melihat andra berpindah tempat langsung menutupi dadanya dan kepala sang anak dan itu membuat Andra khawatir jika sang anak tidak bisa bernafas alhasil Anda menyibak penutup dada nia dan memperlihatkan sang anak yang sedang menyusu.
Andra sedikit membayangkan jika yang di posisi sang bayi adalah dirinya namun dengan cepat dia menggelengkan kepalanya berharap pikiran kotornya pergi "apa dia seperti aku".
"Apanya" tanya nia yang tidak mengerti ucapan Andra yang tidak lengkap
"cara menyusunya, apa dia sama seperti aku saat menyusu"
Nia yang fokusnya kearah lain berkata "Aku tidak tau, karena saat mas lahir aku masih di alam arwah".
Andra tertawa karena jalan pikiran Nia berbeda dengannya.
"Mas kenapa tertawa?"
"Bagai mana aku tidak tertawa, aku bertanya apa cara ku menyusu pada mu itu sama dengan anak kita eh kamu malah berpikir saat aku menyusu pada ibu ku".
Nia tersenyum dan berkata "Beda mas, sudah jangan membahas itu nanti meleber kemana-mana".
Andra pun tidak lagi mempertanyakan hal tersebut dan dia sekarang lebih fokus mengganggu anaknya dengan terus mencolek pipi sang anak dan sesekali menekan sumber asi yang sedang disesap sang anak
"Sayang kamu minum asinya lama banget nanti ayah tidak kebagian" ucap Andra sambil terus mencolek pipi sang anak dan nia yang mendengar ucapan Andra berkata
"Oh jadi dari tadi kamu menggangunya karena…
Terpaksa Menolong Ibu
Jangan marah saat mengingatnya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments