Dinda menatap bangunan yang menjulang tinggi di hadapannya itu. Sangat megah. Dia ragu, apa sebaiknya dia pulang saja, tapi mengingat kalau tidak mungkin selamanya dia bisa menghindar untuk tidak masuk ke kantor, Dinda akhirnya memutuskan untuk masuk.
"Selamat pagi, Pak Dewa," sapa satpam yang membukakan pintu kaca untuk Dinda. Jantungnya masih berdebar kencang, terlebih ketika masuk ke dalam lift yang berisi banyak karyawan yang menyapanya.
Dewa memang sudah memberikan briefing padanya, tapi tetap saja dia masih gugup. Dewa menjelaskan apa yang harus dia lakukan, kantornya ada di lantai berapa dan hari ini apa yang harus dia lakukan.
"Selamat pagi, Pak," sapa wanita yang mejanya di dekat ruangan Dewa. Dinda diam sejenak, menebak kalau gadis itu pasti Nita, sekretaris Dewa. Cantik dan seksi, setiap hari melihat gadis itu, apa Dewa tidak kepincut. Pikiran yang aneh itu muncul begitu saja dalam benaknya.
"Selamat pagi, Nita," jawab Dinda berusaha berwibawa. Tidak mudah memainkan peran seseorang, walaupun itu adalah suami sendiri.
Nita mengangguk dan tersenyum, membuka pintu untuk Dinda yang berusaha keras untuk tetap tenang, tampak gugup karena bosnya tampak tidak seperti biasa, memperhatikannya dengan intens seperti itu.
"So... apa jadwal hari ini, Niat?" tanya Dinda mencoba berwibawa. Mengingat bagaimana pembawaan suaminya.
"Hari ini ada meeting dengan Tuan William pukul 12 siang, Pak," jawab Nita tersenyum.
"Kamu kenapa senyum-senyum centil seperti itu?" Dinda menaikkan sebelah alisnya, hingga berhasil membuat wajah Nita kembali normal.
Satu jam berkutat dengan berkas yang ada di hadapannya, tidak satu pun yang dimengerti oleh Dinda. Betapa sulitnya ternyata pekerjaan dan juga tanggung jawab suaminya. Selama ini, Dinda selalu ngomel kalau Dewa pulang terlambat, ternyata pekerjaan suaminya tidaklah mudah. Sekarang aja kepalanya sudah nyut-nyutan.
***
"Bagaimana keadaan di kantor?" tanya Dewa yang menghubunginya siang itu. Sejak pagi dia menghubungi suaminya tapi pon…
My Momster In-law ( Body Swap)
Tukar Peran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments
Ririn Santi
iya sih cakep. tp kamu jgn kecentilan ya dinda. aneh jd nampaknya nanti😂😂😂
2023-04-08
0