Hari Wisuda

Maya tentu saja tidak sudi menghadiri acara wisuda Dinda, jadi yang pergi hanya mereka berempat saja.

"Mama mau selesai sekolah ya?" tanya Leon si jenius. Begitu bersemangat pagi ini kala dipakaikan baju yang dianggapnya paling keren yang ada di dalam lemarinya.

"Benar, Sayang. Kalima juga harus rajin belajar biar bisa menjadi anak yang pintar dan bisa sekolah yang tinggi kayak Mama Papa," ucap Dinda mengacak rambut Leon.

"Papa juga sudah selesai sekolahnya?" lanjut Leon karena yang menjawab sosok ayah di matanya.

"Benar sekali."

Parkiran kampus sudah dipadati banyak orang yang sudah tidak sabar memasuki auditorium kampus, tempat diadakannya pagelaran wisuda.

Namun, dengan mengantri mereka akhirnya bisa masuk juga. Saat di pintu masuk, Dinda mendengar namanya dipanggil hingga menoleh ke belakang dan mendapati ayah dan ibunya juga datang.

"Mama Papa," panggil Dinda mundur untuk menemui orang tuanya sementara Dewa saat ini memegang kedua anak mereka.

"Nak Dewa, apa Papa dan Mama terlambat?" tanya Mama Reni yang sempat membuat bingung Dinda. Walau sudah berbulan, tetap saja dia kadang lupa kalau saat ini sosok nya yang dilihat orang adalah sebagai Dewa.

Dewa hanya bisa mengamati ketiganya mendekati mereka. Dia merasa tidak nyaman dengan penampilan dirinya saat ini. Pagi tadi Dinda meriasnya hingga tampil cantik.

Berulang kali Dinda mengatakan bahwa dirinya cantik dan tidak ada yang aneh pada penampilannya, tapi tetap saja, Dewa merasa sangat aneh, seolah dirinya jadi ba*nci.

"Mas, jalannya jangan kayak laki dong," hardik Dinda tadi saat mereka hendak berangkat. Padahal Dewa sudah memakai kain sarung yang harusnya membuatnya berjalan dengan ayu dan anggun, tapi kenyataannya, justru melangkah dengan lebar.

"Gimana pun tetap nggak bisa, Din. Aku ini laki-laki, tentu saja jalannya seperti ini," jawab Dewa jadi kesal.

"Usaha, dong, Mas. Kamu kan lagi ada di tubuh aku. Masa iya perempuan jalannya kayak begitu," rungut Dinda kesal. Hanya soal cara jalannya sudah membuat kedua…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!