"Bagaimana?" tanya William ketika mereka bertemu kembali dalam rapat terakhir sebelum kerja sama itu dilaksanakan.
Dinda menggeleng pelan. "Dewa gak mau, dia gak percaya padamu." Dinda menunduk. Dia teringat pertengkaran mereka tadi malam. Bahkan Dewa mengungkit masalah perceraian.
"Kenapa begitu?" William berpindah tempat di dekat Dinda, kala semua tim yang ikut dalam pelaksanaan proyek itu keluar, dan hanya tinggal menyisakan mereka berdua.
"Katanya kau berbohong. Tampang seperti mu, tidak akan mungkin percaya hal seperti itu, dan kau hanya mencoba untuk menipuku!" terang Dinda.
William ingin tertawa, tapi dia merasa tidak enak hati. "Kamu harus bersabar ya. Mungkin memang semesta ingin kalian menjalani sesuai takdir kalian. Nanti kalau sudah tiba waktunya, aku yakin kalian bisa bertukar lagi," ucap William mencoba membesarkan hati Dinda.
William orang yang asyik diajak bercerita. Dia ternyata tidak sombong seperti tanggapan Dinda selama ini. Pria itu bahkan begitu lembut dan memiliki selera humor yang tinggi. Asyik berbincang dengan William, Dinda tidak memperhatikan kalau banyak karyawan memperhatikan mereka dari kaca tembus pandang, setiap kali berjalan melewati ruang meeting itu.
"Lihat, gak nyangka ya, kalau pak Dewa yang tampan ternyata hombreng," cicit salah satu karyawan geleng-geleng kepala. Selama ini, di mata karyawan, Dewa adalah sosok yang sangat mereka idolakan. Tampan, dan juga berkarisma. Siapa sangka ternyata kini berubah haluan. Orientasi seksual berubah.
"Benar, kasihan istrinya. Aku yakin istri pak Dewa tidak tahu kelakuan suaminya yang ada affair dengan pria lain, dengan berkedok menjalin kerja sama," timpal yang lainnya.
Secepat itu gosip menjalar hingga ke seluruh divisi yang ada di gedung itu. Tidak terkecuali OB dan satpam.
Citra Dewa semakin buruk di mata mereka terlebih ketika William sering kali datang ke kantor Dewa dan berduaan berjam-jam lama di dalam ruangannya.
"Besok kita makan siang bareng?" tanya William sebelum pergi. Dinda men…
My Momster In-law ( Body Swap)
Memanas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments
Ririn Santi
malah dewa yg gak bijak melihat situasi yg ada
2023-04-14
0