Proyek kerja sama antara perusahaan Dewa dan William sudah mulai berjalan. Dinda tertatih hanya untuk memahami pekerjaan itu hingga tidak memiliki waktu lagi bersama kedua anaknya. Dia menyerah. Sekuat apapun dia memahami pekerjaan Dewa, tetap saja dia tidak mampu sehebat suaminya, kalau sudah seperti itu, Dinda hanya bisa menangis.
Suatu malam, saat dia sudah pulang larut dan suami serta anaknya sudah tertidur pulas, Dinda mengambil tempat seorang diri, menangis di balkon kamar mereka.
Membiarkan udara malam menghiburnya, mengurangi kesesakan dalam dada yang terasa menghimpit.
Kalau di awal dia merasa sanggup menjalani peran Dewa, pada kenyataannya dia tidak setegar itu. Dua kali Dinda harus menahan malu karena saat persentase di depan dewan direksi, selalu mendapat kritikan bahkan dicemooh, dianggap kredibilitas Dewa sudah menurun karena dia memang tidak sepaham Dewa.
Dewa yang terjaga dan tidak mendapati istrinya di sampingnya segera bangkit mencari wanita itu.
"Mengapa kau di sini? Sudah jam satu, tidurlah," ucap Dewa menyampirkan selimut ke tubuh Dinda.
"Kau terbangun, Mas," ucapnya menghapus jejak air matanya. Merasa malu karena sudah tertangkap basah oleh suaminya menangis sendirian.
"Ada apa?" Dewa mengambil tempat di depan Dinda, menatap wajah sedih istrinya.
"Kalau dulu kau yang mengatakan tidak sanggup menjalani hidup sebagai diriku, sekarang aku juga ingin mengatakan hal yang sama, Mas. Aku pikir aku bisa melakukan pekerjaan mu, menganggap remeh, hanya dengan belajar akan bisa mengikuti jejak kepintaran mu, nyatanya? Aku salah. Aku gak sanggup, Mas," ucap Dinda menutup wajahnya. Dewa menarik kepala Dinda untuk berlabuh di dadanya.
"Sudah, jangan menangis lagi. Kita akan menyelesaikan semua masalah ini bersama-sama," ucap Dewa lembut. Tubuh Dinda bergetar oleh tangisan. Kelembutan Dewa yang memaklumi kekurangan dirinya membuat Dinda merasa tenang.
***
"Kalian mau ke mana? Kenapa istrimu bersiap-siap juga?" tanya Maya menatap tajam ke arah Dewa. Dia sema…
My Momster In-law ( Body Swap)
Pembalasan Maya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments