Salah Sasaran

William tidak dapat mundur, dia sudah diambang pintu dan melihat semuanya. Dia tidak menduga kalau Dewa akan ikut ke kantor hari itu.

"Masuk'lah Wil," ucap Dinda setelah berhasil menguasai diri. Dia malu, pipinya saja sampai memerah. Buru-buru dia bangkit dari pangkuan Dewa, merapikan bajunya yang tadi sempat berantakan.

Dewa diam mengamati interaksi keduanya. Keningnya berkerut kala mendengar Dinda menyapa Wiliam dengan nama saja, tanpa ada embel-embel kata 'Pak'.

"Apa kabar Tuan Dewa," sapa Willian mengulurkan tangan ke hadapan Dewa. Pria itu hanya menatap tangan Wil tanpa berniat menyambutnya. Namun, setelah mendengar batuk dadakan Dinda yang jelas sebagai kode, Dewa akhirnya mengulurkan tangannya.

Agak janggal bagi Dewa, orang lain memanggil namanya dengan sosok Dinda. Kalau istrinya yang memanggil, itu sudah biasa, tapi kalau orang lain?

"Kabar baik," jawab Dewa pada akhirnya menerima uluran tangan Wil untuk berjabat tangan. "Tampaknya, Anda sudah tahu perihal yang terjadi dengan kami?"

William tersenyum ramah, lalu mengangguk. "Sayangnya, kau tidak percaya," jawab William.

"Aku ke toilet dulu," ucap Dewa keluar dari ruangan itu, dia tidak nyaman dengan keberadaan Wil di ruangan itu.

"Mas, di sini kan juga ada toilet," ucap Dinda yang merasa heran karena suaminya justru menuju pintu keluar.

"Sekalian mau jalan-jalan. Rindu sama gedung ini," jawab Dewa tanpa menunggu lagi segera keluar dari sana.

"Tampaknya suamimu tidak suka akan kedatangan ku," ucap Wil setelah memastikan Dewa keluar.

"Dia hanya tidak nyaman, karena keadaan ini, dan kau mengetahuinya. Itu wajar, dia pria sejati, sama halnya dengan mu, tapi terjebak di dalam tubuh wanita. Tentu saja dia merasa rendah diri," jawab Dinda yang ikut merasa iba pada suaminya. Harga diri laki-laki, di depan pria lain tentu saja tidak bisa ditawar. Mereka punya standar sendiri.

"Itu istri pak Dewa, kan? Tumben istrinya ikut," ucap seorang karyawan yang sedang melintas dari depan Dewa dan berbisik, tapi kenyataannya, D…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!