Tatapan Dinda masih tidak berkedip kala melihat William. Kali pertama menatap pria itu karena wajahnya yang ya, katakanlah tampan, tapi kali kedua melihatnya justru karena merasa kesal.
Bagaimana tidak, William yang mengajak kerjasama dengannya, justru menganggapnya tidak penting, dengan terlambat dan tidak mengatakan permintaan maafnya pada Dinda.
"Bagaimana tentang isi kontrak kerja sama yang sudah kami lampirkan?" tanya William dengan gaya arogannya berbicara pada Dinda. Tapi itu hanya sesaat, tepat saat pria itu membuka kacamata, justru dia yang terperangah melihat wajah Dinda.
Ada beberapa menit waktu yang diambil pria itu untuk menatap intens wajah Dinda. Keningnya tampak berkerut, tapi pelototan Dinda membuatnya merasa tidak enak hati, dan mengalihkan pandangannya ke tempat lain. William tampak menegakkan punggungnya, dan lagi menatap wajah Dinda.
"Untuk masalah isi kontrak, saya ingin mempelajari yang sudah direvisi ini. Nanti saya akan kabari lagi," cetus Dinda singkat.
Selama pertemuan itu, hanya Dinda dan asisten William yang berbicara mengulas isi kerja sama itu.
***
"Aku gak suka pada si William itu, apa gak bisa batalkan saja perjanjian kerja sama itu?" ujar Dinda melempar handuk yang baru saja dia pakai untuk mengeringkan rambutnya.
Kalau pada awal pertukaran tubuh itu Dinda merasa risih dengan tubuhnya saat ini, kini gadis itu sudah bersikap biasa saja. Toh, tubuh itu milik suaminya.
"Gak bisa. Kita perlu nama besarnya untuk mendongkrak penjualan produk kita," balas Dewa yang baru keluar dari kamar mandi juga dengan bathrobe.
"Eh, Mas, cuci rambutnya jangan cuma pake sampo aja, pakai juga kondisioner nya. Nanti rambut aku kering dan kasar," cebiknya memonyongkan bibir.
"Alah, udah lah, Din. Namanya keramas ya sama aja. Yang penting udah cuci rambut bersih pakai sampo," jawab Dewa lelah. Banyak sekali aturan yang disampaikan oleh istrinya itu. Harus ini, itu lah. Belum lagi ibunya yang suka memerintah ini dan itu, dan tampaknya selalu mencari kesalaha…
My Momster In-law ( Body Swap)
Pria sombong
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments
Ririn Santi
sedikit binggung krn ada beberapa paragraf di akhir yg merupakan pengulangan dr bab sebelumnya.
oya dg tingkah apa william dg tanpa kaca mata bs mendeteksi keberadaan dinda di tubuh suaminya ya?
2023-04-09
0