Aku dari dulu sudah sadar bahwa manusia memang adalah makhluk yang paling tidak bisa dipercaya.
Aku masih mengingat dengan jelas bagaimana Ayahanda-ku dulu bercerita tentang awal mula umat manusia tinggal di Sunda Castle kami.
Mereka padahal dulunya hanyalah budak yang mengibaskan ekor mereka di antara kedua kaki mereka meminta perlindungan kepada Ayahanda dari imperialisme bangsa barat.
Ayahanda pun setuju dan bersedia menolong mereka hanya dengan imbalan secuil darah mereka tiap periode waktu tertentu.
Padahal mereka yang awal mulanya menyetujui perjanjian itu.
Namun seiring waktu berlalu ketika mereka memperoleh kekuatan dan Ayahanda kian melemah, mereka malah mengkhianati Ayahanda dan menghancurkan Sunda Castle kami yang berharga lantas mendirikan Sunda Empire dengan alasan perlakuan sewenang-wenang Ayahanda yang menjadikan mereka tidak lebih sebagai ternak darah belaka.
Benar-benar makhluk hina yang tidak tahu terima kasih.
Nyatanya apa?
Bahkan negara yang mereka bentuk dengan bayaran pengkhianatan terhadap Ayahanda itu tidak sanggup mereka pertahankan lebih dari dua abad.
Di tahun ke-167 negara itu terbentuk, tepatnya di tahun 1167 Kalender Matahari, negara itu pun runtuh oleh imperialisme barat.
Kukira mereka hanya melakukannya terhadap kami yang notabene-nya adalah ras yang berbeda dengan mereka.
Seharusnya aku sudah bisa menebaknya dengan melihat perang berkepanjangan antara timur dan barat umat manusia hanya karena perbedaan yang sepele.
Namun sama sekali tak pernah kusangka walaupun mereka sesama umat manusia dari suku yang sama sekalipun, mereka akan saling mengkhianati dan membunuh tanpa ampun.
Padahal para korbannya adalah siswa sekolah menengah yang belum bisa menginjak masa-masa dewasanya.
Tetapi tega-teganya para sindikat kejahatan itu menargetkan mereka hanya karena masalah kenegaraan!
Apakah mereka sama sekali tidak punya kode etik?!
Dalam peperangan saja, kami tidak pernah melanggar kode etik untuk membunuh wanita lemah dan anak-anak yang belum c…
Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter
Chapter 18 – ALTRUISME ARNO bag. 3
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments