“Ck.”
Itulah yang justru pertama kali diucapkan oleh Jeremy Rudd begitu Sarpian Mucahantas pergi dari hadapan kami.
“Hei, kamu. Bukannya di saat seperti ini setidaknya kamu mengucapkan terima kasih padaku?”
“Aku tidak pernah butuh bantuanmu!”
‘Bajingan ini!’
Aku pun tanpa sadar mengumpat dalam hati saking kesalnya aku pada sikapnya yang jutek itu.
Seandainya saja aku tidak menyamar sebagai Arnoria Rosechild yang lembut dan baik hati saat ini, mungkin sudah akan kuhajar kepalanya berkali-kali.
“Tidakkah kau bersikap terlalu kasar padaku, kawan? Padahal kamu saja sangat sopan sama Senior Sarpian. Kalau dipikir-pikir, aku ini kan anaknya bos ayah Senior Sarpian. Jadi dengan kata lain, aku ini anak dari bosnya bos ayahmu, lho. Bukankah kau justru harus lebih hormat lagi padaku?”
Setelah mengatakan kalimat itu padanya, kulihat wajah penuh frustasi dari Jeremy.
Badannya benar-benar gemetaran ketakutan.
“Hahahahahaha, maaf ya, Arno. Jeremy tidak bermaksud tidak sopan padamu. Dia hanya tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan baik.”
Melihat Jeremy yang kebingungan, Otto segera meng-cover-nya.
Padahal tak ada satu pun niatku untuk mengancamnya.
Aku murni mengatakan itu padanya agar dia bisa memilih seseorang yang lebih pantas dia hormati.
“Aku tidak sedang mengancammu kok, Jeremy. Maaf telah membuatmu salah sangka. Aku hanya ingin menjadi temanmu, kok.”
“Maaf, Tuan Muda Arnoria. Aku yang hina ini sama sekali tidak pantas menjadi teman Tuan yang berasal dari keluarga ternama dan kaya raya. Oleh karena itu, kumohon tinggalkan saja kami dan jangan terlibat lagi dengan urusan kami. Itu hanya akan menimbulkan kerugian bagi pihak kita berdua.”
Pikiran si bajingan itu ternyata lebih rumit dari yang kupikirkan.
Sebenarnya apa yang membuatnya sangat tidak ingin berteman dengan sosok sebaik hati Arnoria Rosechild?
Jika kau berteman dengannya, bukankah itu akan memudahkan hidupmu di akademi?
Sebagaimana dulu aku memanfaatkan Arno sebagai tameng dari pawa siswa pembuli s…
Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter
Chapter 44 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 8
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments