Berkat arahan Profesor Fritz dan Profesor Adeleine, aku dan Arno dapat menempuh rute teraman menuju ruangan boss dungeon.
Tempat yang benar-benar nostalgia untukku.
Walaupun desainnya agak sedikit berbeda, tidak salah lagi itu adalah ruangan boss dungeon.
Bedanya, jika dulu aku sebagai penerima tamu, maka kali ini giliranku yang datang sebagai penantang.
Di depan pintu kami bertemu tiga orang.
Leonardo, peringkat 5, cleric,
Tika, peringkat 7, shielder, serta
Lisanna, peringkat 1, swordsman.
Kulihat Arno terburu-buru mendekati mereka.
“Sana, bagaimana dengan keadaan dua yang lainnya?”
Tanya Arno pada Lisanna.
Namun, dengan acuh tak acuh Lisanna menjawab,
“Entahlah, kami terpisah. Bisa saja mereka masih sembunyi di pojokan, atau bahkan sudah meninggal.”
Lisanna pada dasarnya adalah orang yang cuek dan selalu berekspresi suram.
Tetapi hanya jika berhubungan dengan Arno, dia selalu menunjukkan reaksi layaknya seorang gadis yang jatuh cinta pada umumnya karena tak dapat menyembunyikan perasaan sukanya itu dengan baik.
Namun dia yang seperti itu baru saja menjawab Arno dengan dingin.
Itu menandakan bahwa energi mental Lisanna pun sudah terkuras hingga hampir kering.
Terlihat jelas dari dirinya yang biasanya bisa mengontrol pernafasannya dengan baik, kni benar-benar tak dapat menyembunyikan suara nafasnya.
“Sana! Mengapa kamu bersikap dingin begitu pada teman-teman kita!”
“Hei, Arno. Tenanglah sedikit.”
Aku segera menepuk pundak Arno yang juga telah berada dalam kondisi mental yang terkuras hingga dia yang biasanya tenang, tiba-tiba tak sanggup mengontrol amarahnya.
“Kamu lihat sendiri kan, Lisanna juga saat ini sedang kelelahan.”
“Karena dia berdiri di garis depan, pasti dia menghadapi monster yang lebih banyak daripada kita.”
“Dia bukannya tidak peduli dengan keadaan teman-teman kita yang lain, tetapi dia sendiri juga sulit untuk mengontrol perasaannya saat ini karena kelelahan.”
“Malahan reaksi Lisanna-lah yang justru normal orang-orang tunjukkan di situasi hidup d…
Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter
Chapter 19 – ALTRUISME ARNO bag. 4
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments