“Kerja bagus, putraku.”
“Berkat kecurangan dalam pelaksanaan duel tersebut, kami akhirnya jadi punya alasan untuk menyelidiki keluarga cabang itu.”
“Kami selama ini telah mencurigai mereka melakukan pengkhianatan.”
“Terima kasih berkat kau yang membukakan jalannya, kami pada akhirnya berhasil menemukan bukti kejahatan mereka.”
Lehman Rosechild terlihat puas terhadap apa yang telah terjadi sejauh ini antara aku dan Sarpian Mucahantas.
“Aku hanya melakukan kewajibanku sebagai salah satu bagian keluarga, Ayah.”
Pandangan Lehman Rosechild tiba-tiba menunjukkan kesenduan.
“Tetapi terlepas dari semua itu, Arnoria. Sebagai seorang Ayah, aku memintamu untuk tidak berlebihan.”
“Aku tahu itu! Aku takkan melakukan hal-hal yang akan mencemari nama keluarga!”
Entah mengapa terbersit raut wajah kecewa pada Lehman Roschild ketika aku mengatakannya.
Tetapi dia kemudian kembali tersenyum lembut padaku.
“Bukan itu, putraku. Jangan lagi melakukan hal-hal yang berbahaya yang dapat mengancam keselamatanmu.”
“Aku paham. Sebagai penerus berpotensial tersisa di dalam keluarga, aku akan menjaga tubuh ini baik-baik.”
Lehman Rosechild tiba-tiba bangkit dari kursinya lantas berjalan ke arahku.
“Ayah?”
Dia tiba-tiba mengusap kepalaku.
“Sebelum menjadi penerus keluarga, kamu adalah putraku yang berharga, Arnoria. Itu sebabnya, Ayah tak ingin terjadi suatu apa-apa kepadamu.”
Tak biasanya seorang Lehman Rosechild menunjukkan emosinya kepada orang lain.
Ataukah itu bagian dari aktingnya untuk mengendalikan perasaan orang-orang di sekitarnya?
Bagaimanapun, dia adalah mantan aktor nasional yang sangat berbakat dalam akting.
Takkan pernah kulupakan bagaimana dia mengambil keputusan terhadap masalah pembulian Kak Dahlia di masa lalu.
“Oh iya, putraku. Habis ini tolong temui kakekmu. Tampaknya ada yang ingin Beliau sampaikan kepadamu.”
“Baiklah, Ayah.”
Sehabis itu, sesuai perintahnya, aku pun beranjak dari ruangan Lehman Rosechild untuk menuju ke ruangan sang kakek yang dimaksud.
Odis Rosechild…
Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter
Chapter 47 – ISTIRAHAT SEJENAK DI RUMAH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments