Satu yang bisa aku simpulkan setelah menjalani hari-hari sebagai Arnoria Rosechild.
Kehidupan monoton yang benar-benar membosankan.
Terlebih, nuansa keluarga yang benar-benar dingin.
Sangat berbeda dengan apa yang aku rasakan ketika hidup berdua dengan Arcia.
Hidangan mewah tersaji di mana-mana di atas meja hanya untuk sarapan.
Jumlah fantastis yang takkan mungkin pernah aku dapatkan selama menjadi Viar.
Namun, di meja makan yang luas ini hanya ada dua orang yang menempatinya, aku dan ayah Arno, Lehman Rosechild.
Sedari awal jumlah anggota keluarga Arno memang sedikit.
Dia hanya memiliki seorang kakak.
Itu pun Kak Dahlia, kakak Arno, sama sekali tidak keluar dari kamarnya lantaran belum bisa menyembuhkan traumanya sepenuhnya jika berhadapan dengan banyak orang.
Bukannya tempat ini benar-benar sepi karena jibunan pelayan dalam keadaan siap siaga berkerumun di sekitar demi menunggu perintah dari masternya.
Adapun sang ibu sedang sibuk mengurusi guild hunter keluarga sebagai seorang pimpinan.
Benar-benar nuansa perkumpulan keluarga yang sangat dingin.
“Arnoria, kudengar kau mengunjungi prosesi pemakaman teman-temanmu kemarin?”
Pria yang menampakkan cerminan wujud dewasa Arno dengan wajah yang kegantengannya bak bidadara surga itu baru saja bertanya padaku.
“Ya, begitulah.”
“Apa ada yang terjadi?”
“Tidak ada hal spesial. Aku hanya menghadiri pemakamannya lantas pulang.”
Lehman tiba-tiba menaruh pisau dan garpu yang digenggamnya dengan rapi di samping piringnya lantas mengusap mulutnya dengan serbet dengan tampak elegan pula, sebelum kemudian lanjut berbicara kepadaku.
“Lantas siapa gadis bernama Arcia itu?”
Pria ini mengawasiku.
Tidak, pria ini benar-benar mengawasi setiap gerak-gerik anaknya, Arnoria Rosechild.
Dia pasti menanyakan itu sejak tahu bahwa di pemakaman, aku banyak berinteraksi dengan Arcia, adik Viar.
Sekarang aku tahu mengapa Arno selalu menahan dirinya.
Itu karena dia tahu bahwa ayahnya selalu mengawasinya.
Tanpa sang ayah tahu bahwa itu pulalah salah…
Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter
Chapter 26 – SEBUAH KELUARGA YANG TAK HANGAT
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments