Aku bertarung dalam suatu latih tanding melawan Lisanna yang memiliki tinggi badan jauh lebih pendek dariku.
Tak kusangka bahwa perbedaan tinggi badan itu akan dimanfaatkannya untuk selalu menyerang bagian bawahku yang pertahanannya kendor.
Salah satu keuntungan penggunaan pedang besar adalah itu juga bisa sekaligus menjadi tamengmu untuk menangkis serangan lawan.
Itu sulit untuk dilakukan oleh sebuah pedang pendek yang jarak jangkauannya relatif lebih kecil.
Oleh karena itu, pengguna pedang pendek harus dilengkapi dengan kelincahan untuk menghindari serangan lawan alih-alih menahannya.
Namun betapa itu sulit dilakukan ketika melawan lawan seperti Lisanna yang juga memiliki kelincahan yang sangat tinggi.
Padahal Lisanna sama sekali belum mengeluarkan kemampuan magic-nya, tapi aku sudah benar-benar dibuatnya cukup babak-belur.
Selama ini dia hanya bertarung melawanku murni dengan menggunakan keahlian berpedangnya.
Sungguh benar-benar monster.
Aku menjaga jarak sembari mengitarinya lalu menerjangnya ke arah yang kuprediksikan sebagai titik butanya, namun wanita itu bisa merasakan dengan baik darimana datangnya arah seranganku.
Tanpa membalikkan badannya, dia menangkis seranganku itu, menghempaskan kedua pedangku yang hampir saja terlepas dari tanganku.
Dan sebelum aku sempat untuk memperbaiki kuda-kudaku, kakinya menyepak solar plexus-ku kuat-kuat sehingga aku terpental jauh sembari memuntahkan darah.
“Arno sayang! Kamu baik-baik saja?”
“Hahahahaha. Aku baik-baik saja, kok. Luka segini sih tiada artinya.”
Aku mengatakan itu, walau sebenarnya merintih secara internal.
Sangat sulit bagiku menandingi kekuatan dari monster tersebut.
Aku kemudian mengonsultasikan masalah yang kurasakan pada teknik berpedangku kepada Lisanna.
“Itu benar. Sejak bobot sebuah pedang kecil jauh lebih ringan, impak serangannya pun lemah. Bagaimana kalau Yayang Arno berlatih memukul boneka kayu latihan terlebih dahulu untuk meningkatkan impak seranganmu?”
Dengan arahan dari Lisanna, aku berla…
Pangeran Vampir Terjebak Menjadi Hunter
Chapter 40 – PERLINDUNGAN DI BALIK MAKNA SENIORITAS bag. 4
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments