Bab 10. Tuan Sepatu Merah: Awal yang Tak Terduga

Tidak ada hal lain yang Ia pikirkan selain kenyataan yang dihadapinya sekarang. Ia masih mematung di atas tanah. Tangan Wijaya perlahan semakin menjauh karena Niki belum juga berdiri menggapainya. Kemudian, seseorang tiba-tiba muncul di antara mereka.

“Kok malah lungguh?!”

Perempuan itu memiliki aksen jawa yang kental sekali. Ia menarik tangan Niki agar segera berdiri, kemudian ikut menengok ke objek yang menjadi sorotan mata Niki, yang kebetulan sudah tak terlihat lagi di tikungan belakang gedung. Napasnya masih tersengal-sengal, “T-terima kasih.” ujarnya sambil menunggu perempuan itu menyebutkan namanya.

“Safira, aku Safira nomor lima belas. Kamu pucat banget loh, nggak biasa olahraga?” oh rupanya dia perempuan yang kemarin kursinya Ia duduki, ini pertama kali Niki melihat wajahnya. Kemarin Ia hanya melihat bayangan hitam yang memasuki pintu B saat Safira masuk aula.

“Aku kaget, tadi ada kunang-kunang.” spontan tangan Safira melambai ke udara dengan gerakan cepat. Ia yakin Niki perlu dipapah sebelum pingsan. Rekan Pak Joko menanggapi hal ini dengan sigap pula. Niki hanya bisa mendengus panjang sambil dipapah mereka menuju aula, fisik dan psikisnya sudah lelah pagi ini.

Setibanya di dalam aula, Safira bergegas mengobrak-abrik isi tasnya dan menemukan sebutir telur.

“Makan dulu.”

“Ini bekal makan siangmu?” tanya Niki nggak enak.

“Nggak papa wes. Udah, dimakan aja. Nanti aku beli iwak di warung depan.” kesalahpahaman ini melenceng semakin jauh, “Kalau lihat kunang-kunang itu bukan pertanda baik, ada kuku hantu.”

Ketika dilihatnya Safira hendak melangkah keluar aula Niki meraih tangannya dengan cepat takut ditinggal, “Saf, aku udah makan. Ini cuma syok karena..” Ia tidak mungkin menceritakan mimpinya yang menjadi kenyataan.

“Betul! Aku kecapekan karena jarang olahraga.” matanya berkedip-kedip.

“Nggak pinter bohong kamu. Yaudah, ke lapangan lagi, po?” Ia mengikuti Safira dari belakang, telur rebus itu Ia tinggalkan di dalam tasnya. Namun seketika cahaya meredup di depa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Fatisya

Fatisya

jangankan kalian saya pun gemas membayangakan sikap wijaya ke niki...

2023-06-28

1

AGDHA LY

AGDHA LY

AAMIIN paling kenceng

2023-06-16

1

AGDHA LY

AGDHA LY

kwkwkwkwk suka bgt ama nikki

2023-06-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!