Usai menyelesaikan sesi perkenalan in—yang lebih mirip interogasi terbuka—Pak Budi keluar kelas dengan langkah tergesa. Sambil mengetik sesuatu di ponselnya, ia memanggil Ryan dan Tony yang sedang berbincang.
“Tolong bantu angkat ATK untuk kelas ini, ya. Bagiin satu-satu.”
Tony dan Ryan segera turun mengikuti langkah Pak Budi dan kembali membawa dua kardus yang cukup berat. Isi paketnya cukup lengkap: dua buku tulis, pensil, bolpoin, penghapus, penggaris, dan dua botol kecil hand sanitizer. Semuanya dibungkus rapi dalam map plastik berwarna hijau botol.
Sebelum benar-benar menghilang ke arah tangga, Pak Budi menoleh sebentar.
“Nanti kalau Bu Sri datang, bilang aja saya mau jemput anak,” katanya sambil berlalu.
Niki menghembuskan napas panjang, penuh kekecewaan. Kelas belum juga dimulai dan dia mulai kehilangan kesabaran. Hari yang dijanjikan produktif, ternyata hanya penuh dengan kejutan yang tidak diinginkan.
Sebenarnya apa yang ia lakukan disini?
Menjelang siang, cahaya matahari akhirnya masuk malu-malu lewat jendela gedung desain grafis. Di dalam kelas yang dingin itu, enam belas peserta kini duduk melingkar dengan posisi santai. Mereka semakin akrab dari hari ke hari. Hari ini, keakraban itu dibuka dengan makan siang bersama dan obrolan ringan.
“Bil, kamu lulusan psikologi?” tanya Ryan, sendoknya sudah separuh jalan menuju mulut.
“Iya, Bang. Tapi sekarang lagi coba-coba daftar tes caba,” jawab Xabil santai.
Niki mengerutkan kening. “Kamu anak psikologi?” Seperti melihat kesempatan. Dengan satu alis terangkat, ia menatap tajam. “Paham tafsir mimpi nggak?”
Belum sempat Xabil menjawab, Wijaya mendadak terbatuk.
“Eh Nik,” Safira menepuk bahunya, “Dia psikolog, bukan cenayang!”
Tapi Xabil malah menyambutnya dengan percaya diri. “Iya dong. Mau konsul?”
Tanpa ragu, Niki langsung bertanya di tempat, “Menurutmu, wajar nggak kalau seseorang mimpi tentang hal yang sama, dan berulang—tiga kali?”
Xabil menyandarkan punggung. “Hmm… tiga kali, ya?” Ia pura-pura berpikir dalam-…
Sweet Pills
Bab 16. Seragam Kebesaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 27 Episodes
Comments
kimraina
Betul 😿
2023-06-28
1