Meski sudah mendapatkan banyak sekali bentakkan keras dari sang manager termasuk dari teman kerjanya sendiri, tetapi Yuki tentu tidak bisa menyerah begitu saja, dia tetap langsung pergi ke kantor pusat saat itu juga, berniat untuk meminta maaf dan memohon kepada sang manager tersebut untuk tidak mengeluarkan dia dari kasir minimarket tersebut, karena saat ini dia tengah membutuhkan sebuah pekerjaan untuk bisa menabung lagi demi kuliah dia di tahun depan.
Apalagi uangnya sekarang sudah habis diberikan untuk biaya sahabatnya Linda, dia sudah benar-benar tidak memiliki tabungan apapun lagi, bahkan hanya tersisa sedikit saja untuk biaya hidupnya satu bulan, itupun belum tentu akan cukup atau tidak.
Dengan semua keberanian yang dimiliki oleh Yuki, dia pergi terburu-buru dengan cepat menuju kantor pusat yang ada di tengah kota, cukup sulit untuk sampai disana sebab jalanan siang sangatlah macet, membuat dia begitu sulit untuk sampai dalam waktu cepat ke perusahaan tersebut.
Hingga terpaksa Yuki harus berlari dengan kencang keluar dari dalam mobil tersebut dengan segera.
"Pak aduh... Apa macetnya masih sangat lama?" Tanya Yuki dengan wajah yang sudah sangat panik.
Dia tidak bisa menunggu waktu lebih lama lagi, sebab dia takut pria itu sudah pergi jika dia terus terlalu lama terjebak macet di jalan seperti ini.
"Sepertinya ini akan cukup lama neng, katanya sih ada kecelakaan lalu lintas di depan sana jadi mungkin butuh beberapa waktu sampai semuanya di bereskan." Balas supir taxi tersebut.
Yuki berdecak dengan kesal dan dia pun segera memberikan ongkosnya sampai disana, lalu segera keluar dari dalam taxi tersebut dan langsung berlari dengan cepat, meski jaraknya masih lumayan jauh, dia tetap tidak mengeluh sedikitpun, terus berusaha dengan keras dan menggunakan semua kekuatan pada kakinya untuk sampai ke gedung pusat tersebut, hingga sesampainya disana, kebetulan sekali dia bertemu dengan seorang pria yang sama dengan pria yang sebelumnya pernah dia hentikan saat hendak mas…
Wanita Perebut Kekasihku
Menemui Tuan Devon
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments