Disisi lain Yuki yang pulang dari kantor dengan kakinya yang pincang dan badan sangat pegal, dia berjalan masuk ke dalam rumah dan masih melihat kondisi rumah tanpa listri sedikit pun, karena dia masih tidak sempat untuk membeli token listri rumahnya tersebut, alhasil dia yang tadinya berniat untuk istirahat, kini harus rela mengesampingkan rasa ingin mengistirahatkan tubuhnya tersebut, hanya bisa mengeluh sendiri dan terus keluar untuk membeli token listriknya. "Huuh....aku lupa belum membeli tokennya, aishh ini sudah sangat sore sekali aku juga belum memberitahu untuk libur mengambil sampah hari ini." Gerutunya mengeluh sendiri.
Dia masuk hanya untuk mengambil ponselnya yang sudah mati karena kehabisan daya baterai, kemudian berlenggang pergi menuju minimarket terdekat tempat dulu dia pernah bekerja, bertemu dengan Jery yang masih bekerja disana dan langsung saja Yuki meminta sahabat prianya itu untuk mengisikan token listrik dirinya.
"Jer... Aku mau beli token seperti biasa, kau masih ada nomornya kan?" Ujar gadis 20 tahun itu dengan lesu sambil meminjam colokan ponsel di tempat tersebut.
"Aishh...kenapa kau terlihat begitu lesu, dan apa yang terjadi dengan kakimu, kenapa di perban seperti itu?" Tanya Jery sembari mengisikan token listriknya.
"Apa lagi, aku memang ceroboh, ini karena tersandung dan bertabrakan dengan orang lain saat bekerja, tapi rasa sakit di kaki tidak seberapa dibandingkan dengan pahitnya kehidupanku, aahhh aku benar-benar ingin mati saja seandainya bunuh diri tidak dosa." Ucap Yuki mulai merasa putus asa dengan hidupnya sendiri kala itu.
Jery sangat kaget ketika mendengar ucapan seperti itu keluar dari mulut sahabatnya yang sejak dulu selalu ceria dan menjadi teman bertukar cerita yang asik bagi dirinya, tidak pernah Jery duga jika seseorang yang selalu terlihat ceria dan tanpa beban justru malah menanggung beban yang sangat besar sampai berada di titik keputusasaan seperti saat ini. Langsung saja Jery memarahinya dan menyuruh Yuki agar tidak…
Wanita Perebut Kekasihku
Di Minimarket
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments