Dengan emosi yang menggebu Yuki langsung menyuruh sekretaris Geri menyingkir begitu pula pada beberapa penjaga disana yang membantu membereskan tempat tersebut.
"Sudah sekretaris Geri kau pergi saja, kalian juga, aku bisa membereskannya sendiri, terimakasih atas bantuannya." Ucap Yuki dengan wajah yang lesu dan datar.
Sekretaris Geri pun segera menyuruh semua orang untuk bubar tetapi dia masih mau membantu Yuki, menempatkan kursi di depan meja sekaligus menggeserkan beberapa lemari buku yang di jadikan tempat penghambat sebagian dinding di sana.
Tetapi dengan cepat Yuki menyuruh sekretaris Geri untuk pergi karena dia merasa sangat malu dan begitu tidak karuan saat itu.
"Sekretaris Geri kenapa kau masih disini, ayo sana pergi aku mau sendiri aku tidak ingin ada siapapun di dekatku sekarang." Ujar Yuki dengan sengaja mengusir sekretaris Geri saat itu.
"Untuk apa aku harus pergi, Yuki sudahlah aku mengerti kamu pasti sangat kecewa dan kesal sekali dengan tuan Devon, tapi kau tidak harus melampiaskannya denganku bukan?" Balas sekretaris Geri kepadanya saat itu.
Seketika Yuki langsung duduk di kursinya dan terus menaruh kepalanya itu diatas meja dengan lesu dan loyo, hembusan nafasnya yang terdengar begitu berat membuat sekretaris Geri merasa tidak tega dengannya, namun hari ini adalah berita sangat penting bagi Yuki yang menurut sekretaris Geri sudah pasti akan membuat Yuki merasa senang dan melupakan rasa kecewanya itu walau hanya sementara.
"Huuhh... sekretaris Geri, kenapa sih tuan Devon sepertinya sangat membenciku, apa dia se dendam itu padaku karena aku merusak mobil dan buku kesayangannya itu? Kira-kira dimana aku bisa menemukan buku yang sama dengan yang dia punya sebelumnya?" Tanya Yuki membuat sekretaris Geri terperangah mendengarnya.
"Ahh? Yuki sepertinya buku kalimat bijak Mandarin itu sudah tidak di produksi lagi sekarang karena itu buku keluaran sangat lama, juga tidak banyak orang yang memilikinya sekarang, buku itu sudah menjadi barang antik yang sulit d…
Wanita Perebut Kekasihku
Kabar Gaji Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments