Dengan perasaan takut dan gugup yang begitu mendominasi hingga membuat tangan Yuki menjadi gemetar keras, gadis itu masih saja memberanikan diri untuk bicara dengannya dan terus saja menatap sambil membela dirinya sendiri berusaha untuk mengesampingkan ucapan dari tuan Devon saat itu, sebab bagaimana pun dia tidak mau di salahkan atas kesalahan yang jelas sudah dia perbuat.
"AA..AA..ahh ini pasti karena kesalahan laptopnya, iya pasti itu, atau mungkin aku salah kirim iya benar, sepertinya aku salah kirim, ini pasti file yang belum aku revisi biar aku mengirimkannya ulang kepada sekretaris Geri, bagaimana tuan?" Balas Yuki kepada tuan Devon dengan harapan tuan besarnya itu tidak akan marah lagi dengannya.
Tetapi tuan Devon sama sekali tidak menunjukkan ekspresi bersahaja sedikit pun dia masih saja menatap tajam dengan bibir yang dikerutkan dan menyipitkan matanya kepada Yuki. "Hei, yang benar kesalahan akibat laptop mu atau kau yang salah kirim, atau mungkin kau memiliki alasan lain yang jauh lebih masuk akal dibandingkan kedua alasan tadi?" Balas tuan Devon yang sudah tahu dengan jelas bahwa wanita di hadapannya saat ini tengah membuat alasan dengannya.
Sedangkan alasan itu sama sekali tidak masuk akal bagi tuan Devon terlebih tuan Devon sendiri sama sekali tidak bisa dibohongi karena dia tahu bahwa kesalahan seperti itu tidak akan terjadi, jelas sekali tuan Devon mengetahui bahwa kemarin Yuki pulang dengan terburu-buru disaat dia baru saja ditanya oleh dirinya sendiri kalau pekerjaan yang tengah dia kerjakan belum selesai jadi wajar saja jika Yuki melakukan kesalahan seperti itu, tetapi yang membuat tuan Devon tambah kesal, adalah kebohongan yang dibuat oleh Yuki sendiri.
Saat ini Yuki menjadi semakin gugup dan dia tidak memiliki alasan lain lagi dengan cepat dia langsung saja menunduk patuh dan memohon sembari memasang wajah yang menyedihkan kepada tuan Devon, dia berharap dengan hati yang luas, untuk mendapatkan ampunan dari seorang bos besar seperti tuan Devon…
Wanita Perebut Kekasihku
Hukuman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments