Gadis 20 tahun itu terperangah menatap ke arah tuan Devon dengan perasaan tidak menentu dan dia tidak menduga jika tuan Devon bisa mengulurkan tangan kepadanya dengan cara seperti itu, meskipun saat itu wajah tuan Devon menatap lurus ke depan tetapi dia terus menyuruh Yuki untuk bangkit berdiri dan menerima uluran tangan darinya.
"Hei, kenapa kau diam saja, pegal tahu, ayo cepat bangkit!" Ujar tuan Devon kepadanya lagi. Yang membuat Yuki segera menerima uluran tangan itu dan dia berterima kasih kepadanya dengan tulus.
"Terimakasih banyak tuan, sudah mau membantuku." Ucap Yuki kepadanya sambil tersenyum kecil, dan terlihat begitu gugup.
Dengan cepat tuan Devon segera melepaskan tangannya dan terus saja membentak Yuki lagi dengan wajahnya yang terlihat sedikit panik dan gugup, mencemaskan kondisi Yuki.
"Ekm... makanya kau ini kalau jalan pake mata bukannya terus saja sibuk menatap kesana kemari dan tidak fokus, jadi membuat kekacauan seperti ini kan, aishh sudahlah ayo ikut aku, kau sangat merepotkan sekali!" Ucap tuan Devon sambil terus menuntun Yuki dan membawanya masuk kembali ke ruangan kantor dia.
Tuan Devon segera menyuruh sekretaris Geri untuk mengambilkan kotak p3k dan dia sendiri yang mengobati luka di kaki Yuki hingga di balut menggunakan perban juga hansaplas, tidak lupa dia juga melepaskan jas yang dia kenakan dan memberikannya kepada Yuki untuk menutupi bagian tubuhnya yang basah karena noda kopi sebelumnya.
"Ini pakai jasku untuk menutupi pakaian mu yang tembus pandang itu." Ucap tuan Devon membuat Yuki baru menyadari sesuatu.
Dia baru ingat jika saat itu dia mengenakan pakaian berwarna putih dan cukup tipis sehingga ketika dia membersihkan noda kopi tadi menggulungkan tisyu dan air, jelas sekali akan tembus pandang karena kainnya yang tipis, membuat dirinya malu dan dengan cepat menarik jas tersebut dari tangan tuan Devon lalu mengenakannya segera.
"Aishh...kenapa kau barus memberitahuku sekarang, aahh ini sangat memalukan, jangan melihat ke arahku!" Uc…
Wanita Perebut Kekasihku
Dibantu Tuan Devon
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 96 Episodes
Comments