Brian baru membaca pesan Vy saat ia bangun dipagi hari. Semalam ia ketiduran di sofa.
Brian : hitung-hitung belajar jadi mama dua anak
Brian lalu memasuki kamar mandi setelah membalas pesan yang Vy kirimkan semalam.
Di Vineland hari sudah siang. Tadi Sky sudah dijemput oleh Renata di rumahnya. Padahal Vy sudah melarangnya, sebab ia tentu bisa mengantarkan Sky pulang.
Vy kini berada di Heavenly Cake, duduk di sudut sambil mengawasi anaknya yang sedang bermain.
Deg
Vy refleks memegang perutnya setelah membaca pesan Brian. Ia lalu mengingat sesuatu, jadwal terakhirnya menstruasi bulan lalu. Ia sudah telat 5 hari.
Kegelisahan tiba-tiba melingkupi Vy. Ia belum mau hamil sekarang. Padahal ia sudah meminum pil bahkan sampai 3 biji.
BRUUUK
Vy sedang melamun, bahkan tidak mendengar suara jatuh anaknya.
HUAHHHH
Seorang pekerja dengan cepat mendatangi Arunika yang sedang menangis. Ia menatap heran pada Vy yang menatap dengan pandangan kosong.
"Nona" panggil pelayan tersebut, sambil menggendong Arunika.
"huaaah, mama" tangis Arunika.
"NONA"
Vy terkesiap. Ia menghela napasnya, mencoba kembali ke dunia nyata. Menepis segala pikiran buruk yang ada dalam kepalanya.
"Lho, kakak kenapa?" Vy baru tersadar jika anaknya menangis.
"Tadi sepertinya jatuh, nona. Sikutnya berdarah" pelayan yang menjawab.
Dengan cepat Vy mengambil Arunika dari gendongan pelayan, lalu membawanya duduk di pangkuan nya dan memeriksa lengan anaknya yang terdapat darah. Lukanya tidak dalam, hanya berupa goresan, tapi tetap terasa sakit, apalagi yang merasakannya adalah anak kecil.
"Terima kasih yah. Kamu bisa ke dalam" kata Vy.
"Baik, nona" pelayan tersebut kembali memasuki bangunan cafe.
"Cakit mama" tangis Arunika sudah reda.
"Maafin mama yah nak. Sekarang pulang yuk, mama obati di rumah saja " Vy menggendong anaknya pulang ke rumah.
Tiba di rumah, ia mendudukkan anaknya di sofa, lalu berlari ke dapur untuk mengambil kain yang akan ia gunakan untuk membersihkan luka anaknya.
"Cakit" air mata Arunika kembali jat…
ANAGATA
Cemas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 249 Episodes
Comments