Di saat para pemain sedang menghabiskan waktu bersama keluarga, di sebuah ruangan di dalam bangunan megah dan mewah, terjadi penawaran.
"Sebuah tempat yang bagus?" tanya coach Darwin.
Lelaki di depannya mengangguk.
"Apa yang harus saya lakukan?" tanya coach Darwin.
"Buat mereka menyerah "
"Sayangnya tidak ada jalan untuk itu." kata Darwin.
"Bagaimana dengan posisi bagus bagi orang tua Dylan?" tanya lelaki itu lagi.
"Mereka memang mempunyai banyak uang, tapi tetap butuh posisi yang lebih bagus kan?" tawarnya lagi
"Nanti saya coba bicara dari hati ke hati dengan beliau " jawab Darwin.
Lelaki tersebut mengangguk.
"Terima kasih telah bersedia diajak kerja sama. Semoga kerja sama kita berjalan dengan baik"
Dua lelaki itu lalu berpisah. Darwin pulang dengan isi kepalanya yang berputar-putar, memikirkan bagaimana caranya membuat mereka bersedia mundur dari kompetisi ini. Tapi ia harus tetap mencoba cara yang lelaki itu katakan tadi. Selain haus harta, para kaum atas juga biasanya haus kekuasaan.
Hingga hari berikutnya, Darwin menemui Mr. Qashid di ruangan lelaki itu.
"Ada yang bisa saya bantu?" tanya Mr. Qashid kepada lelaki di depannya, yang ia kenal sebagai pelatih anaknya di Timnas.
Darwin menenangkan dirinya sejenak, sebelum mengutarakan maksud kedatangannya.
"Begini Mr. Qashid, sebentar lagi kan pesta pol**ik di mulai. Itu tandanya kedudukan Mr. Qashid sekarang tidak lama lagi, bisa jadi orang lain menggantikannya"
Sebelah alis Mr. Qashid terangkat.
"Maksud kedatangan saya kesini tidak lain adalah untuk membantu Mr. Qashid untuk mendapatkan posisi yang lebih bagus suatu saat nanti jika bapak bersedia meminta kepada anak bapak untuk tidak bermain dengan sungguh-sungguh pada pertandingan selanjutnya. Seperti yang kita semua tahu, pertandingan selanjutnya adalah pertandingan penentu untuk langkah selanjutnya."
Mr. Qashid tersenyum mendengar penuturan lelaki di depannya.
"Mr. Qashid hanya perlu memastikan Dylan bermain dengan tidak serius, tidak seberingas biasanya dan M…
ANAGATA
Mencoba Bermain
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 249 Episodes
Comments