Sepulangnya mereka dari riding, mereka lekas beristirahat. Bepergian selama seharian dengan menggunakan motor rasanya memang luar biasa, tapi harus dibayar dengan capek juga. Seperti saat ini, saat Vy kembali ke ruang keluarga, di sofa bed sana sudah terisi dua orang yang terlelap saling memeluk satu sama lainnya. Vy menggelengkan kepalanya, lantas kembali ke kamar untuk mengambil selimut dan menutupi tubuh kedua nya- tubuhnya juga hingga sebatas dada. Vy ikut memeluk pinggang suaminya yang tidur membelakanginya, sebab sang suami kini terlelap dengan posisi menyamping, menghadap ke anak mereka.
Hingga pagi menjelang, Brian dan Arunika yang bangun lebih dulu. Brian tak lupa mencium kening istrinya sebelum beranjak menuju kamar mandi dapur untuk mencuci wajahnya dan juga wajah Arunika.
"Mau naik sepeda?" tanya Brian.
"Mana mana?"
"Depan kompleks. Beli kue juga"
"Mawu papa "
Brian tak lupa memberikan air putih kepada anaknya untuk ia minum, lalu membawa anaknya ke rumah orang tuanya untuk mengambil sepeda. Di rumahnya, ada sepeda yang sudah dimodifikasi, diberi boncengan di bagian depan.
"Halo cucu grandpa" Atlas menyapa cucunya yang berlarian ke arahnya.
"Geppa" Arunika memeluk paha atas Atlas.
Atlas lalu membawa cucunya masuk ke dalam gendongannya.
"Mau kemana?"
"Beyi kuwe, pan plek"
Atlas diam, mencoba mencerna ucapan cucunya.
"Beli kue, di depan kompleks" Brian lalu men-translate ucapan anaknya.
Atlas terkekeh.
"Biasalah, udah lama nggak ada anak kecil" katanya.
"Mau ambil sepeda dulu, pi" Brian memasuki bagasi kediaman papinya untuk mengambil sepeda.
"Naik sini kak"
Atlas lalu mendudukkan anaknya di bagian depan, yang memang dirancang sebagai tempat duduk anak.
"Macii geppa"
"Pegangan sayang" Atlas membawa tangan cucunya agar ikut memegang bagian depan sepeda.
"Pi, mau nitip?"
"Boleh deh. Mumpung mami kamu juga belum bikin sarapan"
"Wokeee " Brian lalu mengayuh sepedanya menuju depan kompleks yang jauhnya kira-kira 2 KM .
"Papa, mau peda juga"
"Iya, kak. Nanti pap…
ANAGATA
Di Rumah Saja
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 249 Episodes
Comments