"Welkom hom papa" Arunika membentang sebuah kertas yang panjangnya kira-kira 50 CM. Kertas itu bergambar sosok laki-laki dengan nomor punggung 9 yang sedang menggendong bola. Ada bubuhan kalimat di bagian bawah, bunyinya seperti ini, Papa akhirnya jadi milik kami, bukan lagi milik negara ❤️.
Brian terkekeh membaca kalimat tersebut. Pandangannya lalu jatuh kepada istrinya yang sedang memegang kue bolu coklat kukus. Brian mendekat agar bisa membaca tulisan di atasnya.
Welcome home kepala rumah tangga :)
"Emangnya kemarin bukan kepala rumah tangga, Sya?" tanya Brian.
Vy terkekeh.
"Kepala rumah tangga juga, tapi juga dimilikin negara " jawab Vy.
Brian mencium pipi istrinya, lalu berjongkok di depan anak perempuannya.
"Terima kasih sayang"
Brian lalu berdiri, ia mengeluarkan ponselnya.
"Foto dulu deh" ia memotret dua perempuan di depannya.
"Udah yuk, masuk" ajak Vy. Hanya ini cara yang bisa ia lakukan untuk menghibur suaminya yang sedang galau.
Keluarga kecil itu lalu makan bersama, sebelum memotong kue yang Vy buat tadi siang.
"Niat sekali kalian" ucap Brian.
"Daripada mas sedih terus, nanti anak-anak juga jadi ikut sedih" kata Vy.
"Saya gak sedih, Sya. Sangat bersyukur malah, pulang ke rumah terus lihat kalian. Adriel juga mungkin merasakan hal yang sama. Tapi bagaimana dengan Rafardan? Ia telah melepaskan dua hal yang berarti dalam hidupnya "
Vy mengangguk mengerti. Brian dan Adriel masih jauh lebih beruntung.
"Mas kasih semangat ke kak Rafardan yah."
"Iya, Sya" Brian merangkul pundak istrinya.
Arunika sedang anteng karena makan bolu kukus buatan mamanya. Ia terlihat sangat menikmati kue tersebut.
Drrrrttttt
Brian me-ngecek ponselnya, ada dua notifikasi yang masuk. Dua-duanya berasal dari bank. Mata Brian membulat melihat nominal bayaran yang ia terima barusan. Notifikasi pertama berisi bayarannya selama musim kemarin, notifikasi kedua adalah bonusnya.
"Kenapa mas?" heran Vy.
"Kamu ada yang mau dibeli?" tanya Brian.
"Nggak ada, paling keperluan dedek saja, tapi kemari…
ANAGATA
Anagata
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 249 Episodes
Comments