"Iya tuan?" David memasuki ruangan, bersama Adriel dibelakangnya.
"Brian, bisa tolong pindah sebentar?"
Brian berdiri, berjalan menuju sofa. Membiarkan kursinya kosong, lalu David terlihat duduk di sana. Aland naik ke kasur.
"Tutup tirai nya, Na. Tolong"
"om-?"
"Biarin, Yan" kata Adriel.
Alana menutup tirainya. Ia ikut duduk di sebelah anaknya.
"Sudah jam berapa?" tanya Aland.
"Jam 5 lewat, tuan" jawab David.
"Ayo kita memulai"
Adnan mengelus rambut anaknya yang sudah berada di bawah bahunya.
"Anak papa baik-baik saja?"
"Tidak, pa" jawab Vy.
Adnan tersenyum.
"Ayo nak, ikut mama pulang " ajak Juli.
"Sayang-"
"Anak kita sudah terlalu lama sendiri, sayang" kata Juli.
"Tapi ia masih muda, sayang, banyak hal yang masih bisa ia lakukan "
"mama, papa, jangan bertengkar " Vy tersenyum.
"Nggak bertengkar, sayang" Adnan dengan cepat mencium pipi anaknya.
"Serahkan semuanya ke anak kita yah sayang" Adnan juga mencium pipi istrinya.
Juli lalu mengangguk. Ia memeluk pinggang anaknya dari samping, menjadikan pundak anaknya sebagai tumpuan kepalanya.
"Mama" terdengar suara anak kecil.
Vy tersenyum melihat Arunika berjalan ke arahnya.
"Dari mana saja sayang?"
"Jayan- jayan cama om dan Tante"
"Itu bukan om dan Tante, sayang." Kata Adnan.
"Capa?"
"Itu ayah dan bundanya Arunika " Juli yang menjawab.
"No ibu, no ayah. Capi capi mama dan papa " tolak Arunika.
Ucapan Arunika rupanya mampu membuat Vy bergetar. Sementara Ryan dan Elena sama-sama tersenyum maklum. Arunika ikut bersama mereka saja, mereka sudah senang. Baik Ryan dan Elena tidak akan menuntut ataupun memaksa agar Arunika memanggilnya dengan sebutan ayah dan bunda.
"Papa mana mana? Nda yikut?" tanya Arunika kemudian. Ia menolehkan kepalanya ke segala arah, mencari keberadaan papanya.
Sementara di rumah sakit, sudah menjelang pagi.
"Papa kamu di sini, sayang" ucap Aland.
"Opa, David" sapa Arunika.
Semua terkejut melihat kedatangan Aland dan David, kecuali Adnan tentu saja.
Aland berlutut di depan Adnan, David juga melakukan ha…
ANAGATA
Pertarungan Hidup- Mati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 249 Episodes
Comments
Sri hartati
kesempatan terakhir itu bukan untuk vy tapi untuk brian. smua gara² brian yg gk jujur sm vy. ntah emg hatinya yg baik sm si beby atau emg brian bodoh gk bisa berfikir ulang
2023-12-17
1