"Feel better?" tanya Vy saat melihat keberadaan suaminya yang turun dari mobil.
Brian mengangguk dan tersenyum.
"Maaf yah, semalam ninggalin kamu dan kakak" katanya.
"Nggak apa-apa, mas. Kita semua butuh waktu untuk me time " Vy tentu mengerti. Ia juga kadang membutuhkan waktu untuk sendiri, seperti beberapa waktu yang lalu saat ia akan dijodohkan dengan Brian.
"Kakak belum bangun?" tanya Brian.
"Ini masih jam 6 pagi, mas. Kakak biasanya bangun jam setengah 7." Vy terkekeh. Hari memang masih begitu pagi dan Brian sudah tiba setelah semalaman menenangkan dirinya.
Brian ikut tertawa. Tadi ia bangun begitu cepat, kemudian mandi dan menuju ke tempat dimana istri dan anaknya berada.
"Mau jalan-jalan? Mumpung pengangguran ini masih ada uang hasil kemenangan kemarin" tawar Brian.
Tawa Vy meledak mendengar ucapan suaminya.
"Pengangguran yang banyak uang yah"
"Adakah sarapan buat pengangguran ini ma'am?"
"Ada dong. Ayo masuk" ajak Vy.
Brian mengikuti langkah Vy memasuki rumah. Rumah yang sederhana namun terlihat sangat megah karena cukup luas. Mereka langsung menuju meja makan untuk sarapan, tanpa menunggu si kecil bangun sebab perut meminta untuk segera diisi.
Ternyata putri kesayangan bapak Brian bangun saat jarum jam menunjukkan angka 8 pagi. Hal itu lantas membuat Brian tertawa kecil. Anaknya ternyata suka tidur. Hari weekend benar-benar ia manfaatkan dengan baik.
"Selamat pagi sayang" Brian menggendong anaknya ke kamar mandi.
Arunika lalu mencuci wajahnya dan menggosok gigi.
"Sekalian mandi yah. Hari ini mau jalan-jalan" kata Brian. Ia membantu anaknya bersih-bersih.
Sementara Vy merapikan kamar anaknya dan menyiapkan baju untuk sang anak. Celana jeans sepaha yang dipadukan dengan baju kaos berwarna putih. Vy tahu Brian akan mengamuk nanti, tapi ia sedang ingin melihat anaknya mengenakan pakaian yang ia pilih.
"Itu celananya sengaja dipotong apa gimana?" tanya Brian yang sangat sensitif.
"Cuaca lagi cerah ini mas. Sekali-kali" kata Vy. Ia mengambil alih membantu anaknya…
ANAGATA
Tempat Belajar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 249 Episodes
Comments