"Axelle, mana aja loe?" Teriak Bryan, kesal. Tapi Axelle tak menoleh, Bryan segera menarik headset yang menempel ditelinganya, Axelle spontan menoleh. "Aishh, gw kira loe ngilang."
"Gw bukan anak kecil, By." Ujar Axelle, sebal. Penganggu itu selalu ada, Axelle hanya menghela nafas, mungkin memang bukan waktunya dia memiliki ketenangannya.
"Chat gw gak dibales, loe jahat banget sih." Gerutu Bryan, setengah merajuk.
"Udah biasa kagak dibales juga, berisik!!" Ujar Axelle, Bryan menghela nafas pelan. Ia ngerti sih, walau Axelle cuek anaknya, tapi ada beberapa hal yang sedang ia pikirkan. Bryan mengenal Axelle, dia tak secuek yang orang lain kira, seenggaknya untuk dirinya.
"Nih, dari Rima." Ujar Bryan sambil menyodorkan makanan yang ia bawa, Axelle menatapnya tak mengerti. "Makanan nih, gak mungkin ada racunnya, gw juga udah makan." Ujarnya, lagi. "Elah, ribet amat loe, tinggal terima doang." Ujarnya, tak sabaran.
"Loe kenapa sih? Nge gas mulu, pms ya?" Ujar Axelle, terpaksa menerima paper bag itu.
"Iye, kenapa?" Tanya Bryan, membuat Axelle tersenyum sinis. "Ah, udahlah, lupain." Ujarnya, Axelle tak bisa diajak bercanda emang.
"Bryan, loe masih ada kelas?" Tanya Axelle, kemudian.
"Masih, kenapa?" Tanya Bryan, heran. Gak biasanya Axelle bertanya hal seperti itu, pasti ada apa-apanya.
"Gak papa, nanya aja." Ujar Axelle, cuek lagi. Lama-lama Bryan yang nyangka Axelle pms, labil banget dari tadi. Ia menatap sekelilingnya, berharap ada hiburan, tapi tatapannya terpaku pada dua orang yang sedang saling memeluk.
Axelle menyadari Bryan terdiam, ia tampak kaget melihat sesuatu. Axelle mengikuti arah pandangan Bryan, pria itu juga terpaku.
Disana, Irene dan Stuart tengah berpelukan...
"Mereka beneran pacaran ya, Al?" Tanya Bryan, membuat Axelle tersadar dari keterpakuannya.
"Entahlah, ayo pergi!!" Ujar Axelle sambil berjalan pergi, berusaha untuk menyembunyikan hal aneh yang tiba-tiba membuncah di dadanya.
Bryan segera menyusul Axelle, ia menghalangi Axelle. "Maafin gw ya, Al, se…
Serendipity
I'm a Foolish Girl
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 39 Episodes
Comments