Mahran melanjutkan pengecekannya untuk melihat rekaman CCTV di flashdisk yang diberikan sang hacker. Ia memasukkan kata Aetheria untuk membuka kunci sistem flashdisk tersebut.
Ada beberapa video yang berada di dalam flashdisk itu. Mahran membukanya satu per satu sembari tetap di samping Rayinka. Sementara Shaka juga menemani Mahran melihat CCTV itu.
"Tuan... Saya pernah melihat tempat ini kalau tidak salah ingat," jelas Shaka sembari menatap tempat yang CCTV itu tunjukkan.
"Ah ya! itu di sebuah kafe kecil pedesaan. Namanya Simple Cafe. Persis seperti di CCTV itu... " lanjut Shaka beralih menatap Mahran.
"Em, kita mungkin bisa tahu identitas perempuan ini kalau kita pergi ke sana, Shaka. Kita juga bisa tanyakan beberapa informasi terkait dengannya ataupun aditama yang sering bertemu di kafe itu," timpal Mahran sembari menatap Shaka serius.
Keduanya kemudian saling mengalihkan pandangan, mereka berpikir bagaimana caranya pergi ke sana tanpa perlu meninggalkan Rayinka?
"Tuan Mahran, bagaimana jika saya meminta bantuan orang yang saya sebutkan sebumnya?"
"Tidak," ujar Mahran spontan.
"Aku belum bisa mempercayai seseorang semudah itu..." lanjutnya sembari mengetuk-ngetuk jarinya ke meja.
"Justru itu, Tuan... Tuan perlu menguji kesetiannya melalui tugas pertamanya ini. Sembari itu, saya akan mengawasi dia," Ujar Shaka meyakinkan Mahran.
Mahran belum merespon jawaban Shaka, ia masih merasa khawatir jika satu orang baru itu malah akan merusak rencananya.
"Tuan, kalau tuan juga sulit untuk percaya, saya bersedia jika harus melakukan sumpah antar penduduk Aetheria. Jika saya melanggar kesetiaan, jangankan raga, jiwa pun bahkan akan hangus dengan sekarat. Saya tidak akan berbohong dengan hasil pengawasan saya," ujar Shaka serius.
"Ck, aku percaya padamu, Shaka. Hanya saja.. aku masih ragu untuk bisa percaya pada orang selain kamu," ujar Mahran.
"Baik, saya tidak mau Tuan merasa kesulitan selama saya pergi ke LN. Itu sebabnya saya hendak mengenalkan seseorang agar Tuan bisa leb…
Sepucuk Harapan Perempuan Bermata Senja
Orang Baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments
Anita Jenius
Lanjut baca di sini..
2024-04-25
0
Rudik Winarno
di tunggu kelanjutannya thorr/Smirk/
2024-04-21
0