Zian menatap lekat pada Reina yang juga menatap nya dengan teduh, dari tatapan Reina yang berbeda ia bisa merasakan jika ada sesuatu hal yang terjadi pada Reina.
Jarang sekali Reina menunjukkan tatapan sejuknya pada seseorang, bahkan bisa dikatakan jika ini kali pertama Zian bisa melihat langsung tatapan Reina yang menurutnya langkah.
Reina sendiri masih menunggu jawaban Zian yang terus diam dan menatapnya dengan intens, merasa tidak kunjung diberi jawaban, Reina menjentikkan jarinya tepat di dahi Zian yang seketika membuat nya tersadar dari pikirannya.
" Apa yang kau lihat ha?" ketus Reina yang sudah menahan kesal.
Ia hanya ingin membuat dirinya tenang sebentar namun melihat reaksi Rey yang sempat menunjukan wajah tak sukanya membuat Reina mau tak mau berpindah ke lain tepat.
Niat hati ingin Zian saja yang membuat nya merasa nyaman saat beristirahat, tapi malah membuat dirinya semakin kesal karena ditatap sedemikian rupa oleh Zian.
Reina beranjak dari duduknya berniat untuk pergi karena menurutnya tidak ada satu pun anggota kelompok yang bisa membuatnya sedikit tenang.
" Aku akan pergi" ucap Reina seraya beranjak dari duduknya dan melangkah namun Reina seketika menghentikan langkahnya saat ingin melewati Zian.
Reina langsung mengarahkan Pandanganya pada tangan nya yang di genggam zian, kemudian menatap Zian.
" Ada apa?" tanya Reina dengan datar
Zian tidak menjawab, ia beranjak dari duduknya dan berdiri berhadapan dengan Reina.
Reina memiringkan kepalanya bingung
" Apa anda menangis?" tanya Zian Tampa berbasa basi lagi.
" Apa?" ucap Reina sepontan karena terkejut.
" Apa anda baru saja menangis ketua?" tanya Zian lagi masih dengan pertanyaan yang sama.
Reina diam. tidak langsung menjawab pertanyaan Zian yang baru saja dilontarkan olehnya, Reina bertanya-tanya, apa kah wajahnya terlihat jelas jika dia baru saja menangis?
Padahal sebelum ke markas, ia sempat mencuci mukanya terlebih dahulu dan beristirahat sejenak di tepi jalan guna meredakan warna merah dimatanya.
Dan…
Terjebak Cinta Tuan Muda
Bab. 8 Apa anda menangis ?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments